IMOS 2022 Pameran Industri Motor Konvensional

Pameran sepeda motor (Kompas.com)

JAKARTA, AVOLTA – Setelah vakum akibat pandemi Covid-19, gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 siap dihelat. Pameran roda dua di Tanah Air ini, bakal berlangsung 2 sampai 6 November, di JCC, Senayan, Jakarta.

Pameran yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini akan menghadirkan banyak produk, teknologi, dan inovasi terbaru di industri roda dua, termasuk kendaraan listrik yang kini jadi fokus berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, sekaligus Ketua Penyelenggara IMOS 2022 mengatakan, pameran ini diyakini akan menjadi stimulus untuk mendorong pertumbuhan di seluruh lini industri sepeda motor nasional.

Selain ini, sebagai asosiasi yang membawahi berbagai pabrikan roda dua di Indonesia, juga akan terus mendorong agar pada tahun ini, industri sepeda motor mencatat hasil positif, meskipun krisis semi konduktor sempat mengganggu produksi para anggotanya.

“Kami yakini dengan stimulus yang tepat, industri sepeda motor Indonesia akan dapat mencapai target yang ditetapkan pada tahun ini,” ujar Sigit Kumala, dalam keterangan resmi yang diterima Avolta, Selasa (13/9/2022).

Lanjut Sigit, berbagai teknologi dan produk terbaru akan memicu ketertarikan konsumen sepeda motor yang jumlahnya sangat besar di Indonesia.

“Isu kendaraan yang ramah lingkungan juga menjadi fokus AISI. Oleh karena itu Kami juga mendorong dihadirkannya sepeda motor dengan teknologi terbaru yang semakin ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik,” ungkapnya.

Pabrikan yang akan hadir dalam pameran ini, antara lain PT Astra Honda Motor, PT Kawasaki Motor Indonesia, PT Suzuki Indomobil Motor, PT Yamaha Motor Manufacturing (YIMM).

TVS sebagai satu-satunya anggota yang bukan merek asal Jepang, tidak disebut jadi peserta pameran. Selain itu, meski anggota AISI menguasai rata-rata pasar motor nasional 6 juta unit per tahun, tapi belum satupun yang berani jualan motor listrik.

Selain itu, hadir juga beberapa merek sepeda motor nonanggota, seperti Davigo, ION Mobility, Italjet, NIU, dan Royal Alloy yang akan membawa berbagai produk roda dua yang di antaranya termasuk motor listrik.

Artinya, motor listrik masih jadi sampingan yang utama tetap pameran motor mesin konvensional!

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menargetkan 6 juta unit motor listrik mengaspal di Indonesia hingg 2025. Upaya ini menjadi bagian menurunkan emisi karbon dan menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan, program ini mampu menghemat BBM sekitar 13 juta barel per tahun senilai Rp 16 triliun.

“Penurunan emisi karbondioksida 4 juta ton per tahun dan peningkatan konsumsi listrik sebesar 2,4 terawatt jam per tahun,” ujar Ego, Jumat (24/6/2022).

CATEGORIES
TAGS