Skandal Uji Emisi Hino Meluas Menjangkit Truk Toyota

JAKARTA, AVOLTA – Hino di Jepang lagi dirundung masalah soal kecurangan data hasil uji emisi mesin kendaraan. Bahkan kini permasalahan tersebut merambat ke Toyota di mana kedua pabrikan memang berkonsolidasi merakit truk ringan.
Berdasarkan keterangan resmi Hino, yang ditulis Kamis (25/8/2022) kecurangan emisi baru ini melibatkan mesin truk light duty, NO4C (HC-SCR), model 2019. Jantung pacu ini digunakan pada Hino Dutro yang dijual mulai 2019 untuk pasar Jepang.
Selain itu mesin ini juga digunakan truk light duty Toyota Dyna dan Toyoace yang dijual hingga Maret 2020. Total kendaraan yang terlibat kecurangan emisi ini mencapai 76.694 unit, 19 ribu unit di antaranya adalah Toyota Dyna dan Toyoace.
Dalam dokumen sertifikasi emisi, Hino seharusnya melakukan setidaknya dua kali pengujian emisi pada poin pengukuran ketika tes durabilitas, tetapi gagal memenuhi batas ukuran pada beberapa poin.
Bukan hanya itu, Hino juga seharusnya mengitung faktor deteriosasi menggunakan data pengukuran yang ada, tetapi malah dihitung berdasarkan data pengukuran berdasarkan satu kali pengujian pada masing-masing poin.
Alhasil, Hino menyetop sementara pengiriman Dutro ke pasar domestik Jepang yang terlibat akibat hal ini. Nikkei Asia pernah mengupas bahwa pasar Hino di negeri sendiri mewakili 40 persen performa Hino secara global.
“Ini adalah isu serius dan tidak dapat dibela setelah kami melaporkan hasil dari verifikasi kami sendiri, ditemukan kejanggalan oleh pihak berwenan,” kata Presiden Hino Satoshi Ogiso.
