JAKARTA, AVOLTA – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, menggelar Field Fix Campaign atau recall (penarikan kembali untuk diperbaiki) Mitsubishi Fuso Canter Euro4, yang diproduksi pada periode 1 April 2022 hingga 30 Mei 2026.
Sebanyak 111.195 unit masuk dalam cakupan program tersebut. Pelaksanaan dimulai pada 24 September 2026 secara bertahap melalui sistem penjadwalan. Pemilik kendaraan yang unitnya teridentifikasi akan dihubungi langsung oleh dealer resmi Mitsubishi Fuso untuk menentukan waktu servis, dengan estimasi pengerjaan sekitar satu jam untuk setiap kendaraan.
Komponen yang menjadi fokus pemeriksaan adalah relay, sub harness, dan brake light switch. KTB akan melakukan inspeksi sekaligus mengganti komponen dengan versi yang telah ditingkatkan spesifikasinya. Seluruh proses, termasuk suku cadang dan jasa pengerjaan, diberikan tanpa biaya di seluruh jaringan dealer resmi Mitsubishi Fuso di Indonesia.
“Berdasarkan hasil pemantauan kualitas rutin yang dilakukan bersama MFTBC, ditemukan adanya potensi penurunan daya tahan pada brake light switch di sejumlah Canter Euro4 tertentu,” tulis KTB, dalam keterangan resmi, Jumat (25/9/2026).
Permasalah yang terjadi, adalah kontak internal pada sakelar tersebut dapat mengalami penurunan kinerja setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu, sehingga lampu rem berpotensi tidak berfungsi secara optimal.
Sementara itu, komponen yang bermasalah memang hanya fungsi brake light switch, dan tidak memengaruhi sistem pengereman maupun kinerja sistem kendaraan lainnya.
Jika gangguan muncul, lampu indikator peringatan akan menyala di panel instrumen sehingga pengemudi dapat mengenali kondisi tersebut lebih awal.
Hasil investigasi KTB dan MFTBC menunjukkan bahwa penyebab utamanya berasal dari arus atau tegangan listrik berlebih yang dalam kondisi tertentu dapat meningkatkan suhu pada brake light switch. Sebagai langkah pencegahan, spesifikasi komponen tersebut kini telah diperbarui dengan penambahan relay dan sub harness untuk mengurangi beban listrik di titik kontak sakelar sekaligus meningkatkan daya tahannya dalam jangka panjang.






