Home Cerita Hyundai Segera Uji Mobil Otonom Berbasis AI di Korea Selatan

Hyundai Segera Uji Mobil Otonom Berbasis AI di Korea Selatan

3
0

GWANGJU, AVOLTA – Hyundai Motor Group akan mulai menguji kendaraan otonom berbasis artificial intelligence (AI) di Kota Gwangju, Korea Selatan. Pengujian tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mempercepat pengembangan teknologi autonomous driving dan mobilitas masa depan berbasis AI.

Berdasarkan keterangan resmi, ditulis Senin (18/5/2026) program ini dijalankan melalui kerjasama antara Hyundai Motor Group, pemerintah kota Gwangju, dan sejumlah institusi teknologi di Korea Selatan.

Pengujian kendaraan tanpa sopir tersebut dijadwalkan dimulai pada akhir 2026 dan akan memanfaatkan jalan umum di kawasan kota pintar Gwangju.

Hyundai disebut akan menggunakan teknologi AI generatif dan sistem autonomous driving terbaru untuk meningkatkan kemampuan kendaraan dalam membaca situasi jalan secara real-time. Teknologi tersebut dikembangkan agar kendaraan mampu mengambil keputusan lebih cepat dan aman dalam kondisi lalu lintas kompleks.

Dalam proyek ini, perusahaan juga akan memanfaatkan infrastruktur smart city di Gwangju yang sudah dilengkapi sistem komunikasi kendaraan dan jaringan data berbasis AI. Integrasi antara kendaraan dan infrastruktur kota dinilai menjadi kunci penting dalam pengembangan mobil otonom generasi berikutnya.

Teknologi autonomous driving kini memang menjadi fokus utama banyak produsen otomotif global. Selain kendaraan listrik, mobil tanpa sopir diprediksi akan menjadi bagian penting dari transformasi industri otomotif dalam satu dekade mendatang.

Hyundai sendiri termasuk salah satu produsen yang agresif mengembangkan teknologi tersebut. Grup otomotif asal Korea Selatan itu sebelumnya telah menginvestasikan dana besar untuk pengembangan robotik, AI, kendaraan otonom, hingga advanced mobility system melalui berbagai anak perusahaan dan kerja sama teknologi global.

Selain pengembangan software dan AI, Hyundai juga tengah memperkuat teknologi sensor kendaraan seperti LiDAR, radar, kamera beresolusi tinggi, serta sistem pemetaan digital untuk meningkatkan kemampuan self-driving.

Dalam beberapa tahun terakhir, Hyundai Motor Group juga aktif menjalin kolaborasi dengan perusahaan teknologi global untuk mempercepat pengembangan autonomous driving level tinggi. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Motional, perusahaan joint venture antara Hyundai dan Aptiv yang fokus mengembangkan robotaxi dan kendaraan tanpa sopir.

Kota Gwangju dipilih sebagai lokasi pengujian karena Korea Selatan memang sedang membangun kawasan tersebut sebagai pusat pengembangan industri AI nasional. Pemerintah setempat juga terus mendorong pengembangan teknologi mobilitas pintar dan kendaraan otonom sebagai bagian dari transformasi industri masa depan.

Langkah Hyundai ini memperlihatkan bagaimana persaingan industri otomotif global kini tidak lagi hanya berfokus pada elektrifikasi kendaraan, tetapi juga pengembangan software, AI, dan autonomous driving. Produsen otomotif kini berlomba menghadirkan kendaraan yang semakin cerdas, terhubung, dan mampu beroperasi secara otomatis dengan tingkat keamanan tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here