Home Cerita BYD dan Huawei Adu Suspensi: Bisa Jengkang Pakai 3 Roda

BYD dan Huawei Adu Suspensi: Bisa Jengkang Pakai 3 Roda

5
0
Fang Cheng Bao Leopard 5, andalan BYD di segmen offroad. (CarnewsChina)

SHENZHEN, AVOLTA – Persaingan industri otomotif Cina tak melulu soal baterai, tenaga, atau teknologi autonomous driving. Produsen otomotif dan perusahaan teknologi mulai berlomba menghadirkan sistem suspensi aktif super canggih yang memungkinkan SUV tetap melaju stabil bahkan hanya dengan tiga roda menyentuh jalan.

BYD dan Huawei menjadi dua pemain besar yang kini memamerkan teknologi tersebut dalam persaingan SUV premium di Tiongkok. Demikian melansir CarnewsChina, Senin (18/5/2026).

Fenomena ini muncul seiring meningkatnya tren SUV premium dan kendaraan off-road pintar di Cina. Teknologi suspensi aktif kini mulai menjadi senjata baru untuk menarik konsumen kelas atas yang menginginkan kombinasi kenyamanan, stabilitas, dan kemampuan berkendara ekstrem.

Salah satu teknologi yang paling menarik perhatian datang dari sistem DiSus-Z milik BYD. Sistem ini menggunakan teknologi suspensi elektromagnetik aktif yang mampu mengontrol pergerakan roda secara independen tanpa bantuan hidrolik konvensional.

Teknologi tersebut pertama kali diperkenalkan pada Yangwang U7 dan kini mulai diperluas ke lini SUV premium BYD.

BYD juga baru meluncurkan versi terbaru SUV Denza B5 dan Denza B8 yang dibekali sistem suspensi pintar DiSus-P Ultra. Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan menjaga kestabilan bodi dalam berbagai kondisi ekstrem, termasuk ketika salah satu roda kehilangan traksi atau mengalami kerusakan.

Di sisi lain, Huawei juga agresif mengembangkan teknologi kendaraan pintar melalui ekosistem Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA). Huawei kini bekerjasama dengan sejumlah produsen otomotif Cina untuk menghadirkan SUV premium berbasis teknologi AI, LiDAR, dan suspensi aktif generasi baru.

Beberapa model yang menggunakan teknologi Huawei bahkan mulai mengintegrasikan sistem body control pintar yang mampu menjaga kestabilan kendaraan saat bermanuver agresif maupun melintasi medan berat.

Teknologi tersebut dipadukan dengan sistem kemudi empat roda, adaptive suspension, serta AI driving system untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara.

Teknologi “three-wheel driving” sendiri pada dasarnya memungkinkan kendaraan tetap melaju stabil ketika salah satu roda terangkat, kehilangan tekanan, atau mengalami kerusakan. Sistem suspensi aktif dan kontrol elektronik bekerja secara real-time untuk menyeimbangkan distribusi bobot kendaraan agar tetap stabil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here