Home Cerita Cina Genjot Kendaraan Hidrogen hingga 100.000 Unit di 2030

Cina Genjot Kendaraan Hidrogen hingga 100.000 Unit di 2030

15
0

SHANGHAI, AVOLTA – Arah pengembangan industri otomotif Cina mulai bergeser. Selain mobil listrik, kendaraan hidrogen kini jadi fokus baru dengan target populasi mencapai 100.000 unit di sampai akhir 2030.

Rencana ini menjadi bagian dari arah kebijakan jangka panjang industri otomotif Tiongkok yang semakin serius menggarap teknologi fuel cell. Demikian dikutip CnEVPost, Rabu (18/3/2026).

Sebelumnya, dalam peta jalan teknologi kendaraan hemat energi dan kendaraan energi baru (NEV), Cina sebenarnya sudah menargetkan populasi kendaraan fuel cell mencapai sekitar 100.000 unit, namun untuk periode yang lebih dekat. Kini, target tersebut ditegaskan kembali dengan dorongan lebih kuat menuju 2030.

Sebagai gambaran, perkembangan kendaraan hidrogen di Tiongkok saat ini masih berada pada tahap awal. Jumlahnya masih relatif kecil dibanding kendaraan listrik berbasis baterai, namun pemerintah melihat teknologi ini sebagai solusi penting terutama untuk sektor kendaraan komersial dan transportasi jarak jauh.

Pemerintah Cina juga terus memperkuat fondasi ekosistem hidrogen, mulai dari produksi hingga infrastruktur. Saat ini, negara tersebut merupakan produsen hidrogen terbesar di dunia dengan produksi tahunan sekitar 33 juta ton.

Selain itu, jaringan stasiun pengisian hidrogen juga terus berkembang pesat dan ditargetkan menjadi salah satu yang terbesar secara global.

Dalam rencana pengembangannya, Cina tidak hanya fokus pada jumlah kendaraan, tetapi juga membangun rantai industri hidrogen secara menyeluruh. Hal ini mencakup peningkatan teknologi produksi, penyimpanan, distribusi, hingga penerapan di berbagai sektor seperti transportasi, energi, dan industri.

Langkah China mempercepat pengembangan kendaraan hidrogen juga mencerminkan perubahan fokus dalam strategi industrinya. Di tengah pasar kendaraan listrik yang mulai jenuh, hidrogen kini diposisikan sebagai salah satu pilar baru pertumbuhan industri otomotif dan energi di masa depan.