Mercedes-Benz Perluas Kerjasama Teknologi Otonom Geely

SHANGHAI, AVOLTA – Mercedes-Benz serius mengejar teknologi mengemudi otonom. Produsen asal Jerman ini resmi bergabung sebagai pemegang saham perusahaan teknologi otonom Qianli Technology Group, yang didukung oleh Zhejiang Geely Holding Group.
Pengumuman ini dilakukan pada 27 Desember 2025, setelah rampungnya integrasi bisnis otonom Mercedes-Benz ke dalam unit Qianli Intelligent Driving. Demikian dikutip laman CarNewsChina, Rabu (31/12/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Mercedes-Benz untuk memperkuat kemampuan teknologi mengemudi otonom melalui kerjasama dengan perusahaan berbasis di Tiongkok.
Dalam prosesnya, Mercedes-Benz Digital Technology menyelesaikan pembelian saham sebanyak 3% di Qianli Technology senilai sekitar 1,34 miliar yuan atau setara dengan Rp3,2 triliun. Dengan itu, Mercedes-Benz menjadi salah satu pemegang saham terbesar kelima di Qianli Technology, tanpa mengubah struktur kendali utama perusahaan.
Seluruh sumber daya ini kini disatukan dalam satu kerangka operasional untuk mempercepat pengembangan teknologi mengemudi otonom.
Setelah integrasi, Qianli Intelligent Driving dipimpin oleh tim manajemen inti yang fokus pada pengembangan teknologi dan peluncuran produk. Mereka terdiri dari Chairman dan CEO Wang Jun, Co-CEO Chen Qi, Chief Technology Officer Yang Mu, dan Chen Baocheng sebagai kepala R&D serta manajemen proyek.
Strategi teknis yang diusung Qianli menekankan pendekatan “high model ratio” untuk sistem otonom. Artinya, perusahaan lebih mengutamakan peran algoritma dan model kecerdasan buatan dalam arsitektur sistem, dengan tujuan meningkatkan kemampuan generalisasi model, efisiensi pemanfaatan data, serta mengurangi ketergantungan pada logika berbasis aturan tradisional.
Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga konsistensi perilaku sistem di beragam kondisi lalu lintas perkotaan yang kompleks dan skenario mengemudi lintas wilayah.
