VW Tutup Pabrik Dresden Jerman: Pertama Dalam 88 Tahun

WOLFSBURG, AVOLTA – Volkswagen (VW) resmi menghentikan aktivitas manufaktur di pabrik Dresden, Jerman. Keputusan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya produsen otomotif asal Jerman ini menutup fasilitas produksi sejak berdiri 88 tahun lalu.

Mengutip Anadolu Agency, Senin (22//12/2025), penutupan tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi besar yang disepakati manajemen VW bersama dewan pekerja dan serikat buruh sepanjang 2024.

Kesepakatan ini mencakup rencana pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 35.000 karyawan serta penyesuaian kapasitas produksi di sejumlah pabrik Jerman. Strategi efisiensi ini dilakukan sebagai respons terhadap berbagai tekanan eksternal.

Volkswagen menghadapi gempuran produsen kendaraan asal Cina, penurunan daya beli konsumen di Eropa, serta perkembangan kendaraan listrik yang tidak secepat perkiraan awal perusahaan. Dalam kesepakatan tersebut, VW juga memastikan bahwa produksi kendaraan di pabrik Dresden, yang berada di wilayah Sachsen, akan dihentikan sepenuhnya pada akhir tahun ini.

Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya operasional salah satu fasilitas paling dikenal milik Volkswagen. Penutupan Pabrik Transparan Dresden menjadi tonggak penting dalam sejarah Volkswagen.

Sejak perusahaan berdiri, fasilitas di Jerman tidak pernah ditutup, sehingga langkah ini mencerminkan perubahan besar dalam strategi global pabrikan tersebut. Faktor keuangan turut memperberat kondisi Volkswagen.

Penjualan yang menurun di Tiongkok, lesunya pasar Eropa, serta hambatan ekspor ke Amerika Serikat (AS) akibay kebijakan tarif membuat tekanan terhadap kinerja perusahaan semakin besar. Untuk menghadapi tantangan ke depan, Volkswagen diproyeksikan membutuhkan suntikan dana investasi yang sangat besar.

Dalam lima tahun mendatang, kebutuhan pendanaan perusahaan diperkirakan mencapai 160 miliar euro atau sekitar Rp1,3 kuadriliun.

Sebagai informasi, pabrik Dresden mulai beroperasi pada 2002 dan sepanjang masa produksinya hanya menghasilkan kurang dari 200.000 unit kendaraan. Fasilitas ini awalnya dibangun sebagai simbol kemajuan teknologi dan kualitas manufaktur Volkswagen.

Pada fase awal, pabrik tersebut digunakan untuk memproduksi sedan premium Phaeton. Seiring perubahan strategi, lini produksinya dialihkan ke mobil listrik ID.3. Namun, kedua model tersebut tidak mampu menjadi penopang utama penjualan Volkswagen secara global.

CATEGORIES
TAGS