KTM Krisis Keuangan, 1.800 Karyawan Kena PHK

WINA, AVOLTA – Perekonomian global sedang tidak baik-baik saja, karena dipicu oleh banyak faktor termasuk ketegangan perdagangan sampai inflasi yang masih tinggi. Imbasnya semua sektor industri, termasuk otomotif lagi di fase sulit.
Terbaru, produsen sepeda motor asal Austria, KTM dikabarkan lagi mengalami krisis finansial yang mengakibatkan 1.800 karyawan kena PHK. Demikian mengutip Motorcyclenews, Sabtu (17/5/2025).
Pierer Mobility mengungkap, kerugian KTM sebelum pajak sebesar 1,28 miliar euro atau setara dengan Rp 21,7 triliun.
Kemudian pendapatan KTM juga merosot sampai 29,4 % dari 2,66 miliar euro atau Rp 45,2 triliun di 2025 menjadi Rp 1,8 miliar euro setara Rp 31,9 trilun.
Selain itu, utang bersih KTM juga dikabarkan meroket hingga menyentuh 1,6 miliar euro atau Rp 27,8 triliun.
“Produksi di pabrik Mattighofen milik KTM telah dihentikan sejak Desember 2024, dan baru dimulai kembali pada pertengahan Maret berkat suntikan dana 150 juta euro atau Rp 2,5 triliun dari Bajaj,” tulis pernyataan resmi.
Sejauh ini KTM sudah merumahkan 1.859 orang karyawanan di tengah kondisi krisis yang sedang dialami.
Detailnya, sampai akhir tahun 2024 melakukan PHK kepada 874 karyawan, dan 750 orang yang diberhentikan pada awal 2025 dan 220 orang lagi diperkirakan bakal terkena gelombang PHK menyusul rencana penjualan MV Agusta.
