Hyundai Tunda Bangun Pabrik EV Canggih di Ulsan

Hyundai Produksi Taksi Tanpa Supir Ioniq 5 di Singapura (Paultan)

ULSAN, AVOLTA – Pasar mobil listrik (electric vehicle/EV) di pasar global lagi menunjukkan kondisi yang tidak kondusif. Dalam beberapa bulan terakhir,  penjualan kendaraan listrik dunia melambat, dengan kenaikan sebesar 24% pada tahun 2024, turun dari kenaikan 33% pada tahun sebelumnya.

Kondisi itu disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya perubahan ekonomi yang membuat pembeli lebih hemat dan lebih hati-hati dalam pengeluaran.

Bukan hanya dari sisi konsumen, para produsen otomotif pun tidak boleh gegabah dalam menentukan sikap. Seperti yang dilakukan Hyundai Motor Grup yang menunda implementasi skala penuh fasilitas pabrik hypercasting canggihnya di Ulsan, Korea Selatan.

Berdasarkan laporan Seoul Economy dilansir Carbuzz, Kamis (15/5/2025) mundurnya rencana tersebut dari tahun 2026 ke tahun 2028 juga diduga disebabkan faktor lainnya seperti penurunan penjualan model Ioniq 5 dan model Hyundai lainnya, serta soal tarif resiprokal 25 persen dari Amerika Serikat (AS).

Fasilitas hypercasting milik Hyundai sebenarnya punya padanan serupa dengan pabrik gigacasting Tesla. Sederhananya, proses tersebut membuat aktivitas manufaktur jauh lebih simpel dan efisien untuk memproduksi kendaraan.

CATEGORIES
TAGS