Toyota Bangun Pabrik Mobil Listrik Lexus di Shanghai

JAKARTA, AVOLTA – Toyota Motor Corporation (TMC) resmi menjalin kesepakatan dengan pemerintah Kota Shanghai, untuk membangun pabrik mobil listrik Lexus yang sepenuhnya dimiliki Toyota. Lokasi fasilitas perakitan kendaraan mewah asal Jepang ini, akan berada di Distrik Jinshan, Shanghai, Cina.
Disitat dari Carnewschina, proyek ini, akan menelan investasi sebesar 14,6 miliar yuan atau setara Rp 45 triliun. Pabrik roda empat bertenaga baterai ini, dijadwalkan mulai beroperasi pada 2027, dan akan memproduksi model dan juga baterai canggih untuk Lexus.
Langkah ini menandai perubahan besar dalam strategi Toyota di Tiongkok, yang sebelumnya bergantung dengan usaha patungan bersama produsen lokal. Dengan mendirikan pabrik yang sepenuhnya dimiliki sendiri, Toyota menjadi produsen mobil Jepang pertama yang mengambil pendekatan ini sejak pelonggaran regulasi investasi asing di Tiongkok pada 2018.
Sementara itu, pabrik Toyota untuk Lexus ini akan memiliki kapasitas produksi awal sekitar 100.000 unit per tahun, dan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja baru.
Toyota juga berkomitmen untuk mendukung inisiatif netral karbon di Tiongkok, dengan menjalin kemitraan dengan pemerintah Kota Shanghai. Pabrik ini dirancang untuk mengintegrasikan fungsi penelitian dan pengembangan, manufaktur, serta penjualan, dengan fokus pada produksi kendaraan listrik Lexus dan teknologi baterai canggih.
Strategi lokalisasi Toyota di Tiongkok sangat ambisius, dengan rencana penggunaan komponen domestik lebih dari 95% dalam produksi kendaraan Lexus. Hal ini diharapkan dapat menurunkan biaya produksi secara signifikan, dan memungkinkan penurunan harga sebesar 15-20% dibandingkan model impor.
