Produsen Jok Recaro Selamat dari Kebangkrutan

Jok Recaro LX di kabin Suzuki Katana GX 2003. (Avolta)

JAKARTA, AVOLTA – Produsen jok mobil sport aftermarket, Recaro akhirnya lepas dari ancaman kebangkrutan. Pasalnya, merek jok premium ini sudah diambil alih oleh perusahaan manufaktur otomotif asal Italia, Proma Group.

Disitat dari CarExpert, dengan pengambil alihan merek ini, Recaro akan segera memulai produksi kembali, pada awal Januari 2025.

Selain itu, kepemilikan baru ini juga memungkinan Recaro untuk mempertahankan beberapa staf penjualan, dan teknologinya di Stuttgart, meskipun belum diketahui berapa banyak orang yang terkena dampak pengajuan kebangkrutan pada Juli lalu.

“Investasi kami di Recaro Automotive akan memperkuat kemampuan kami untuk menghadirkan produk tempat duduk premium, sekaligus merangkul inovasi paling mutakhir di sektor otomotif,” kata CEO Proma Group Luca Pino, dalam siaran resminya.

Lebih lanjut Luca mengatakan, nama Recaro sendiri sudah terkenal di seluruh dunia sebagai tolak ukur teknologi industri Jerman. Sedangkan Proma Group, sebagai simbol keunggulan manufaktur Italia.

“Tentunya sangat antusias dengan masa depan dan kualitas yang akan diekspresikan di pasar otomotif berkat penyatuan dua perusahaan tersebut,” tukasnya.

Sebagai informasi, Recaro lahir pada 1906 dari tangan dingin Wilhelm Reutter. Mulanya merupakan perusahaan bodi dan interior mobil, kemudian berganti nama menjadi Reutter Karosserie. Reutter Karosserie dibeli oleh salah satu pelanggannya, Porsche.

Setelah itu, Porsche memisahkan divisi bodi mobil dan interior, sementara sisanya menjadi Recaro dan mulai membuat jok model sport untuk Porsche dan komunitas aftermarket yang ada di Jerman dan mulai memenuhi permintaan dari negara lain.

CATEGORIES
TAGS