Honda Suntik US$ 65 Miliar untuk Percepatan Bisnis EV

Honda Mulai Produksi HR-V Listrik di Thailand (Paultan)
JAKARTA, AVOLTA – Honda memiliki komitmen yang cukup kuat dalam transisi menuju bisnis kendaraan listrik (EV). Bahkan, pabrikan berlambang huruf H ini, telah menyiapkan investasi sebesar US$ 65 miliar hingga 2030, untuk mempercepat transisi pengembangan mobil ramah lingkungan.
Disitat dari Arena EV, Honda memiliki peta jalan kendaraan listrik dengan rencana meluncurkan tujuh mobil listrik secara global, mulai dari model kompak hingga dimensi besar. Hal tersebut, juga untuk memperkuat posisi di bisnis kendaraan listrik.
Selain itu, jenama asal Jepang ini juga telah menargetkan pasar Tiongkok dengan rencana meluncurkan 10 kendaraan listrik baru pada 2027.
Di antaranya, kendaraan listrik tersebut, adalah seri barua Honda 0, terutama konsep Saloon, yang diharapkan mampu menjadi kunci dalam strategi kendaraan listrik Honda.
Sementara itu, untuk mendukung tujuan ambisius Honda di bisnis kendaraan listrik ini, produsen berlambang huruf H tersebut juga telah membangun rantai pasok yang kuat, salah satunya dengan kerja sama baterai lithium-ion dan produksi internal bersama GS Yuasa.
Tidak hanya itu, perusahaan juga berusaha untuk mengamankan bahan baku baterai di Kanada, dan mengurangi ketergantungan oleh pemasok eksternal.
Pada 2030, Honda menargetkan kendaraan listrik dan fuel cell electric vehicles (FCEVs) menyumbang 40% dari total penjualan mobilnya secara global, dan target 100% pada 2040.
