Volkswagen Gandeng Merek Cina Demi SUV Listrik

Salah satu SUV listrik buatan merek Cina, Xpeng G9. (Xpeng)
JAKARTA, AVOLTA – Volkswagen akan kerja sama dengan salah satu merek kendaraan listrik asal Cina, Xpeng demi memiliki kendaraan SUV bertenaga baterai.
Kolaborasi kedua perusahaan otomotif ini, demi bisa berbagi platform dan perangkat lunak satu sama lain demi memangkas mahalnya biaya produksi.
Disitat Reuters, kemitraan ini juga sebagai langkah lanjutan yang telah terjalin sejak Juli 2023, di mana Volkswagen membeli saham 4,99 persen dari Xpeng senilai US$ 700 juta atau setara Rp10,9 triliun, dengan rencana bersama meluncurkan dua model EV pada 2026.
Dengan begitu, Volkswagen dan Xpeng memiliki ambisi untuk bisa menguasai pasar Cina, setelah kalah bersaing dengan merek lokal. Kedua pabrikan juga mengatakan, bahwa kerja sama ini akan memangkas waktu pengembangan lebih dari 30%.
“Di pasar kendaraan listrik terbesar dan paling cepat berkembang di dunia, percepatan adalah hal yang mendasar,” kata Ralf Branstatter, CEO Grup Volkswagen Cina.
Sebelumnya, pada tahun lalu, Volkswagen akan mengembangkan platform manufaktur lain di Cina, yang berasal dari arsitektur MEB. Hal ini, untuk bisa membuat kendaraan listrik terjangkau, serta menggunakan lebih banyak komponen lokal demi mengurangi biaya.
Perusahaan yang bermarkas di Wolfsburg, Jerman ini juga menginvestasikan sekitar 1 miliar euro untuk pusat pengembangan EV terbaru di Kota Hefei, Cina.
