Toyota Tunda Produksi Alphard Hingga 1 Maret 2024

All new Toyota Alphard HEV (ist)

TOKYO, AVOLTA – Skandal mesin diesel yang melibatkan Toyota masih terus berlanjut. Toyota Industries Corporation (TICO), yang bertanggung jawab atas pengembangan mesin diesel mengumumkan penundaan produksi di dua jalur hingga 1 Maret 2024.

Disitat dari Reuters, jalur produksi ini memang sudah dihentikan sejak 29 Januari lalu, setelah ditemukan adanya penyimpangan dalam uji sertifikasi mesin diesel. Keputusan untuk membuka jalur produksi akan diambil oleh pabrikan pada 1 Maret 2024, dan kembukinan bisa dibuka kembali pada 4 Maret 2024.

Berhentinya produksi ini, akan berlanjut di satu lini di pabrik Inabe milik Toyota Auto Body di Prefektur Mie, tempat perakitan model Alphard dan Vellfire, serta satu jalur lainnya di Gifu Auto Body di Prefektur Gifu, yang merupakan tempat produksi HiAce.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan resmi dari TMC, penyelidikan menemukan adanya kejanggalan terjadi selama pengujian keluaran tenaga untuk sertifikasi tiga mesin diesel TICO untuk Toyota.

Selama pengujian, kinerja tenaga mesin diesel Toyota diukur menggunakan ECU, dengan perangkat lunak yang berbeda dari yang digunakan untuk produksi massal.

Sehingga hasilnya, dapat diukur untuk membuat nilai tampak lebih halus dengan variasi yang lebih sedikit.

Masalah sertifikasi ini sendiri melibatkan 10 model kendaraan secara global, dengan enam dipasarkan di Jepang.

CATEGORIES
TAGS