Ribuan Diler Desak Joe Biden Ngerem Peralihan EV

Saingi Ioniq 5 N, Nissan Mulai Tes Ariya Nismo (Carscoops)

AVOLTA, JAKARTA – Perkembangan kendaraan listrik menjadi keniscayaan, termasuk terjadi di Amerika Serikat (AS). Namun, sebanyak 4.000 diler di seluruh Negeri Paman Sam mendesak Presiden Joe Bidan memperlambat peralihan ke mobil listrik.

Permintaan mobil listrik yang semakin melambat dan penjualan jauh dari kata signifikan, menjadi dasar alasannya. Terlebih lagi, masih banyak stok di diler yang belum sepenuhnya terjual. Demikian disitat dari The Register, Selasa (26/12/2023).

Bahkan, berbagai inisiatif seperti potongan harga, tambahan diskon diler, hingga insentif dari pemerintah tak cukup membantu untuk menggedor penjualan mobil listrik di AS.

“Adanya berbagai inisiatif tersebut sebenarnya sangat bagus, tetapi itu masih membutuhkan waktu agar diterima konsumen. Seiring berjalannya waktu, kewajiban untuk segera beralih ke mobil listrik sepenuhnya sangat tidak realistis berdasarkan kondisi dan kebutuhan pasar saat ini,” ungkap salah satu perwakilan diler.

Para pemilik diler meminta agar memperlambat usulan peraturan yang mewajibkan peralihan produksi dan distribusi sepenuhnya ke kendaraan listrik.

Sementara itu, pemerintah Joe Biden sendiri telah menetapkan strategi peralihan dari kendaraan konvensional menjadi listrik. Mobil listrik diharapkan bisa dihadirkan secara bertahap hingga 2032 untuk mencapai netralitas karbon.

CATEGORIES
TAGS