Mobil Hidrogen Ternyata Tak Lebih Efisien dari BEV

Perakitan tangki hidrogen pada Toyota Mirai, Fuel Cell, di Jepang. (Toyota)
JAKARTA, AVOLTA – Teknologi ramah lingkungan yang tengah dikembangkan di Indonesia maupun dunia, tidak hanya sebatas mobil listrik atau battery electric vehicle (BEV). Terdapat juga hybrid, plug-in hybrid, dan juga full cell electric vehicle (FCEV) atau hidrogen.
Untuk teknologi hidrogen, ternyata disebutkan cukup potensial untuk bisa berkembang di Indonesia. Lalu, sejatinya lebih efisien mana mobil hidrogen atau BEV?
Pengamat otomotid sekaligus Akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB Yannes Martinus Pasaribu membeberkan ada perbedaan mencolok antara BEV dan juga FCEV dalam hal efisiensi energi.
“Terkait dengan efisiensi energi antara kendaraan listrik BEV dan kendaraan listrik bertenaga sel bahan bakar hidrogen (FCEV), terdapat perbedaan mencolok berdasarkan cara kedua sistem tersebut menyimpan dan menggunakan energi,” ujar Yannes, disitat dari Tribunnews.com, Selasa (14/11/2023).
Lanjut Yannes, BEV yang menggunakan baterai sebagai sumber energi merupakan sistem yang sangat efisien. Bahkan, kendaraan jenis tersebut mampu mengkonversi sekitar 70% sampai 80% dari energi listrik yang disimpan di baterai mnjadi daya untuk menggerakan roda.
“Berarti, sebagian besar energi yang diisi ke dalam baterai digunakan untuk tujuan mobilitas, dengan hanya sebagian kecil yang hilang sebagai panas selama proses konversi energi,” jelasnya.

Mobil hidrogen Toyota (Carscoops)
Sementara FCEV sebaliknya, mengonversi hidrogen menjadi listrik melalui sel bahan bakar. Efisiensi keseluruhan kendaraan ini berkisar dari 30sampai 35%. Pasalnya, ada beberapa langkah yang terlibat dalam proses konversi energi.
Pertama, produksi hidrogen terutama melalui elektrolis tidak sepenuhnya efisien. Kemudian, ketika hidrogen dikonversi kembali menjadi listrik di dalam sel bahan bakar, ada kerugian energi yang lebih lanjut.
“Proses ini juga menghasilkan air sebagai produk sampingan. Jadi, dalam hal efisiensi energi murnia, BEV jauh lebih unggul dibanding FCEV karena tingkat konversi energi yang lebih tinggi dari sumber ke roda kendaraan,” tukas Yannes.
