Mayoritas Warga AS Pilih Skip Beli Mobil Listrik

JAKARTA, AVOLTA – Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) ternyata tidak mau membeli mobil listrik untuk jangka panjang, dan cenderung memilih kendaraan berbahan bakar minyak alias mobil internal combustion engine (ICE).
Kesimpulan tersebut terungkap berdasarkan survei yang dilakukan Yahoo Finance dan Ipso. Sekitar 57% responden mengaku tidak mau membeli mobil listrik ketika akan berganti mobil baru.
Bahkan, dalam survei ini, mobil listrik dikategorikan full electric dan plug-in hybrid yang punya baterai besar. Artinya, mobil berteknologi mesin hybrid tidak termasuk.
Selanjutnya, dari angka tersebut, 36% mengatakan bahwa tidak tertarik untuk beralih ke mobil listrik. Sementara 21% masih ragu-ragu. Adapun 31% menyebut bahwa mereka ingin membeli mobil listrik.
Sementara hasil riset S&P Global Mobility, alasan tidak mau membeli mobil listrik karena harganya relatif masih mahal. Selain itu, jarak tempuh terbatas, serta infrastruktur pengecasan yang belum merata.
Bahkan, mereka yang sudah memiliki mobil listrik pun tidak selalu loyal. Jika harus beli mobil lagi, kemungkinan besar kembali lagi ke mobil berbahan bakar bensin.
