Prabowo Serahkan 100 Unit Motor Trail Listrik Lokal

Prabowo Serahkan 100 Unit Motor Trail Listrik untuk TNI dan Polri (Kemhan)
JAKARTA, AVOLTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, resmi menyerahkan bantuan 100 unit sepeda motor trail listrik kepada TNI dan Polri. Kendaraan taktis (rantis) yang dihibahkan ini, merupakan produk buatan dalam negeri, dengan merek E-Tactical Sergap.
Penyerahan diberikan secara simbolis dari Menhan, kepada Aslog Kasad, Aslog Kasal, Asops Kasau dan Asops Kapolri di Lapangan Sudirman, Kementerian Pertahanan, Jakarta.
Dijelaskan Prabowo, produksi dan pemanfaatan rantis E-Tactical Sergap ini, adalah bukti komitmen kuat dan dukungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) terhadap produksi anak bangsa.
“Sebagai anak bangsa, sudah selayaknya bagi kita bertugas untuk turut mendorong kemandirian Indonesia di sektor pertahanan dan keamanan,” ujar Prabowo, dalam keterangan resmi, ditulis Jumat (1/9/2023).
Sementara itu, apresiasi yang tinggi dari Menhan kepada industri pertahanan dalam negeri, PT. Len Industri (Persero), PT Eltran Indonesia dan PT BYXE Motor Indonesia (BMI) karena telah berhasil memproduksi dan lulus sertifikasi atas rantis motor trail listrik ini.
Kehadiran rantis E-Tactical Sergap ini diharapkan Menhan menjadi salah satu terobosan alpalhankam yang tentu akan memberikan efek positif bagi pemenuhan mobilitas militer dan polisi yang tinggi.
“Jaga dan rawat dengan baik agar usia pakai kendaraan dapat lebih lama,” pesan Menhan.

Prabowo Serahkan 100 Unit Motor Trail Listrik untuk TNI dan Polri (Kemhan)
Sebagai informasi, Kemhan menjadi kementerian pertama yang menggunakan motor clean energy technology untuk operasional para prajurit di kesatuan-kesatuan. Motor trail listrik E-Tactical Sergap, menggunakan kendali daya elektrik dengan dinamo motor mid drive 3000 watt, yang mampu melaju dengan kecepatan maksimum 75 km/jam, serta daya angkut kurang lebih 160 Kg.
Tidak hanya itu, tipe rantis ini memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 61%, dan penggunaanya dapat mengurangi polusi udara yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di DKI Jakarta.
