Nissan Siap Produksi 2 Sedan Listrik 2026

JAKARTA, AVOLTA – Nissan tengah bersiap untuk produksi dua sedan listrik baru, dengan mengubah pabriknya di Canton, Mississipi, Amerika Serikat. Rencananya produksi tersebut, akan dilakukan pada 2026.

Pabrikan asal Jepang ini, berjanji akan investasi US$ 500 juta untuk mengubah fasilitas perakitannya di Negeri paman Sam tersebut menjadi pusat produksi kendaraan listrik Nissan, khususnya di Amerika Utara.

Pabrik Canton, Mississipi sendiri, sejak dibuka pada 2003, telah membuat sebanyak lebih dari 5 juta truk, crossover, dan van bertenaga bensin. Pada pertengahan dekade ini, produksi akan dimulai untuk beberapa kendaraan listrik baterai pertama untuk merek Nissan dan Infiniti.

“Canton akan menjadi pusat elektrifikasi Amerika Utara selama lima hingga enam tahun mendatang. Di sinilah kami akan membawa platform baru dan teknologi baru,” kata pimpinan produksi dan rekayasa Nissan North America, David Johnson kepada Automotive News, ditulis Selasa (11/7/2023).

Sementara itu, Nissan sejatinya bukan pendatang baru dalam industri mobil listrik, karena telah meluncurkan hatchback Leaf lebih dari dari satu dekade lalu. Sedangkan produsen mobil Jepang ini bertekad untuk mengambil pelajaran dari proyek tersebut, dan menerapkan di proyek sedan listrik ini.

Dikatakan, sedan listrik baru Nissan ini akan menjadi model yang kompetitif, baik dari segi peralatan maupun desain. “Mereka semua mengguanakan platform baru, teknologi baru, dan konektivitas yang lebih baik,” tambah Johnson.

Sebagai informasi, Nissan tidak akan mengubah pabrik Canton menjadi sepenuhnya produksi kendaraan listrik, setidaknya untuk sejauh ini. Sedan listrik ini akan dibangun bersama dengan model bertenaga bensin, Altima di salah satu jalur perakitan.

Menurut jadwal produksi versi pemasok, kendaraan listrik pertama yang dibuat di Canton akan berupa dua sedan listrik pada tahun 2026, diikuti oleh dua crossover listrik pada tahun 2027 dan 2028.

 

CATEGORIES
TAGS