Penjualan EV Eropa Naik Signifikan Digendong Subsidi

Strategi Ciamik Toyota untuk Gaet Pembeli Mobil Listrik Pertamanya (Carscoops)

LONDON, AVOLTA – Penjualan kendaraan listrik masih sulit bergerak tanpa didukung subsidi masing-masing negara. Buktinya, di negara maju sekalipun seperti pasar di Uni Eropa, yang mencatatkan peningkatan penjualan pada Mei 2023, karena digendong subsidi.

Disitat dari Reuters, ditulis Sabtu (24/6/2023), berdasarkan data Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), penjualan kendaraan listrik baik untuk jenis hibrida maupun battery electric vehicle (BEV), melonjak signifikan karena didorong subsidi pemerintah. Selain itu perusahaan juga menyasar pilihan kendaraan rendah atau nol emisi.

“Mei 2023, pasar mobil Uni Eropa mengalami peningkatan signifikan dalam pendaftaran mobil penumpang, dengan hampir 1 juta unit, menandai pertumbuhan 18,5% dari tahun sebelumnya. Ini adalah pertumbuhan bulan kesepuluh berturut-turut,” tulis ACEA, dalam laporannya tersebut.

Secara detail, penjualan mobil di Eropa mencapai 938.950 unit pada Mei 2023, naik dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 792.215 unit.

Sedangkan registrasi untuk mobil listrik berbasis baterai atau BEV di Uni Eropa mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi, sebesar 70,9% atau mencapai 129.847 unit.

Sebagian besar pasar Uni Eropa mencatat kenaikan persentase hingga tiga digit, mulai dari Belanda 118,4%, Swedia 82,6%, Perancis 48,7%, dan Jerman 46,6%.

Kemudian, mobil listrik hybrid juga mengalami peningkatan penjualan sebesar 27,6% mencapai 234.380 unit pada bulan lalu. Hasil ini sebagian besar didorong oleh pertumbuhan dua digit dari pasar terbesar Uni Eropa.

Jerman menjadi negara dengan peningkatan yang terbesar di segmen hybrid, dengan pangsa pasar 54,5%, disusul Italia 27,2%, Perancis 22,1%, dan Spanyol 10,3%.

 

CATEGORIES
TAGS