Bahlil Pastikan LG Lanjut Investasi Baterai EV

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan konsorsium LG Energy Solution (LGES) tetap melanjutkan investasi baterai kendaraan listrik di Indonesia, bersama dengan usaha patungan Indonesia Battery Corporation (IBC).
Sebelumnya, memang pada awal 2023, LGES dikabarkan batal untuk ikut serta dalam proyek pengembangan baterai kendaraan listrik di Tanah Air. Pasalnya, ada proses negosiasi untuk menentukan siapa yang akan terlibat langsung di Indonesia, dan itu sudah selesai.
“Sudah hampir habis (selesai negosiasinya) LG konsorsiumnya sudah beres, tidak ada yang berubah LG itu,” tegas Bahlil, saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta, disitat dari Liputan6.com, Sabtu (10/6/2023).
Lanjut Bahlil, saat proses negosiasi mandek antara LGES dan pihak Indonesia yang diwakili oleh Antam saat itu, memang ada pokok bahasan yang cukup alot.
Hanya saja, hingga saat ini, Bahlil telah memastikan jika rencana tesebut tetap berjalan, dan LGES tak jadi mundur dalam proyek baterai kendaraan listrik ini.
Bahkan, dalam waktu dekat, Bahlil menyebutkan akan ada pertemuan dengan BUMN yang juga ikut dalam proyek tersebut, yaitu MIND ID dan PT Aneka Tambang (Tbk) Antam. Pertemuan nanti, akan membahas mengenai perhitungan nilai keekonomian dari proses penambangan hingga produksi baterai kendaraan listrik.
“Terkait dengan harga dari tambang, berapa nilai valuasinya itu aja, yang lainnya udah selesai kok udah lebih maju lah, mereka kan tahun depan kan sudah memproduksi baterai cell 10 giga (gigawatt) pertama, jadi menurut saya sih akan jauh lebih cepat proses tahapan berikutnya,” paparnya.
