BMW Agresif Garap Mobil Listrik, Investasi Lagi Rp 13 Triliun

Chief Executive Officer BMW, Oliver Zipse (Reuters)
JAKARTA, AVOLTA – BMW AG cukup agresif dalam menggarap elektrifikasi kendaraan bermotor, khususnya mobil listrik. Pabrikan otomotif asal Jerman ini kembali mengucurkan dana untuk investasi membuat pabrik dan fasilitas lain untuk mobil listrik di masa mendatang.
Berdasarkan keterangan resmi, Senin (6/2/2023), BMW mengucurkan Rp 13 triliun di Meksiko untuk membuat pabrik. Bahkan dengan fasilitas perakitan terbaru itu diklaim bisa mempekerjakan 1.000 orang yang tersebar menggarap mobil listrik.
Pabrik BMW Group di San Luis Potosí, Meksiko nantinya akan memproduksi mobil listrik Neue Klasse di masa mendatang. Bahkan BMW juga sudah menyiapkan unit baterai tegangan tinggi untuk mencapai target tersebut.
Anggota Dewan Manajemen BMW AG Milan Nedeljkovi mengatakan, bahwa perusahana secara sistematis mengarahkan jaringan produksi mengarah ke elektromobilitas. Mobil listrik pertama Neue Klasse akan keluar dari pabrik mobil BMW di Debrecen, Hongaria, mulai 2025.
Selanjutnya, diikuti pabrik utama di Munich, Jerman untuk dikirim keberbagai negara di dunia sehingga populasi mobil listrik BMW di masa depan semakin banyak.
Selain itu, BMW juga akan mengalokasikan 500 juta euro untuk membangun pusat perakitan baru baterai bertegangan tinggi di lahan pabrik San Luis Potosí seluas 85.000 meter persegi.
