Mercedes-Benz Bakal Bikin 10.000 Titik Jaringan Cas Cepat

Fasilitas pengisian baterai mobil listrik Mercedes-Benz. (Mercedes-Benz)

JAKARTA, AVOLTA – Mercedes-Benz membuktikan keseriusannya dalam menggarap segmen mobil listrik alias electric vehicle (EV). Produsen otomotif asal Jerman itu akan mengucurkan investasi untuk membangun tempat pengisian daya mobil listrik cepat alias model fast charging.

Mengutip laman Reuters, Senin (9/1/2023), tidak tanggung-tanggung, Mercy bakal membangun 10.000 titik fasilitas cas cepat untuk wilayah Amerika Serikat (AS). Eropa, dan khusus untuk pasar Asia hanya dipilih Cina.

Chief Executive MN8 Jon Yoder, menjelaskan bahwa perusahaan berharap mendapat untung dalam lima hingga tujuh tahun, bahkan mungkin lebih awal jika menerima subsidi atau jika tingkat pemanfaatan lebih tinggi dari yang diharapkan.

“Kami akan memulai konstruksi di Amerika Utara tahun ini, menargetkan 2.500 titik pengisian daya di 400 lokasi di sebagian besar negara bagian AS dan Kanada pada 2027,” ungkap Yoder.

EQ Power: Vorserie des Plug-in-Dieselhybrids ist gestartet: Nächster Meilenstein bei der Elektrifizierung: Plug-in-Hybride mit Diesel-Technik kommen
EQ Power: launch of preproduction of plug-in diesel hybrid: Next milestone in electrification: plug-in hybrids with diesel technology are coming

Berdasarkan data dari National Renewable Energy Laboratory pada Juli 2022, Amerika Serikat memiliki sekitar 140.000 pengisi daya mobil listrik pengguna kendaraan listrik di negaranya.

Sementara di Eropa berdasarkan data dari MicKinsey, Mercedes-Benz menjadi bagian dari usaha patungan pengisian daya dengan Volkswagen, BMW, Ford, dan Hyundai, sudah memiliki 375.000 lokasi pengisian daya pada akhir 2021.

Bahkan ke depan diprediksi bakal memiliki setidaknya 3,4 juta lokasi pengisian daya baterai kendaraan listrik pada tahun 2030, untuk memenuhi perkiraan kenaikan permintaan yang cukup tinggi.

CATEGORIES
TAGS