Paten Baru Pelek Hibrida: Gabungan Logam dan Fiber

DETROIT, AVOLTA – General Motors (GM) resmi mengajukan paten pelek yang menggabungkan antara logam dan material komposit.
Teknologi ini diklaim bisa mengurangi bobot dan biaya material sehingga bikin pelek makin ekonomis.
Mengacu pada dokumen yang diterbitkan Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (AS) (USPTO) pada 10 Oktober 2025, GM mengusulkan pendekatan dua komponen di mana laras pelek masih terbuat dari logam.
Sementara permukaan pelek dan jari-jarinya menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP) atau polimer yang diperkuat serat komposit yang dapat mengandung serat karbon.
Komponen logam dan komposit dapat disambungkan melalui perekat, pengencang logam, atau teknik over-molding di mana material komposit dicetak langsung ke laras logam dengan material mengalir ke dalam slot atau lubang yang tersedia.
Perusahaan optimis desain pelek hibrida ini dapat memberikan ketahanan benturan yang lebih baik dan lebih mudah diperbaiki karena bagian laras yang paling rentan rusak masih terbuat dari logam.
Meski demikian, jenis pelek ini tetap dapat terlihat seperti pelek serat karbon penuh, dan memberikan kebebasan desain yang lebih besar kepada para desainer, termasuk kemungkinan untuk menonjolkan jari-jari dengan sentuhan akhir serat karbon alami.
