Home Kongko Anak SMA Berhasil Ubah Limbah Kepiting Jadi Listrik

Anak SMA Berhasil Ubah Limbah Kepiting Jadi Listrik

JAKARTA, AVOLTA – Toyota Eco Youth (TEY) kembali digelar untuk ke-13 kalinya, sebagai ajang bagi generasi muda menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan. Program yang digagas PT Toyota Astra Motor (TAM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ini, telah berlangsung sejak 2005, dan kini berhasil melibatkan lebih dari 2.000 sekolah dengan hampir 10.000 proposal inovasi lingkungan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, TEY mencatat 1.125 proposal dari 338 sekolah, dengan 25 karya terbaik terpilih sebagai finalis.

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga bumi. Generasi muda adalah kunci masa depan Indonesia, pembawa inovasi dan semangat untuk mewujudkan negeri yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“Kami berharap program ini terus menginspirasi gerakan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar serta berkontribusi bersama masyarakat mendukung target netralitas karbon pemerintah,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (27/8/2025).

Tema yang diusung pada TEY ke-13 adalah “ECOActivism – Saatnya Beraksi Jaga Bumi”, dengan fokus pada lima kategori utama, yaitu energi, sampah, udara, air, dan lainnya.

Finalis mendapat pendampingan dari ahli, akademisi, hingga jajaran direksi Toyota sebelum proposal mereka diseleksi dewan juri. Penilaian dilakukan berdasarkan orisinalitas, inovasi, dampak sosial-lingkungan, hingga keberlanjutan program.

Puncak penghargaan tahun ini menobatkan SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Tapanuli Tengah, sebagai pemenang utama dengan proposal pemanfaatan kandungan kitosan pada limbah cangkang kepiting untuk menghasilkan energi listrik.

Inovasi ini berhasil meraih hadiah Rp 100 juta untuk mendukung kelanjutan proyek. Selain kompetisi utama, TEY juga menghadirkan side competition bertajuk “Toyota Eco Youth Mencari Jurnalis Muda” yang mencakup lomba penulisan populer dan pembuatan video kreatif.

Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Ueda, menambahkan bahwa TEY merupakan bagian dari upaya Toyota menuju netralitas karbon. Melalui Toyota Environmental Challenge 2050 dan pendekatan Multi-Pathway, kami berkomitmen mewujudkan mobilitas berkelanjutan secara bertahap dan inklusif.

“Kami sangat mengapresiasi ide-ide kreatif dan inovatif para finalis yang dapat berkontribusi nyata dalam menurunkan emisi karbon dan menjaga lingkungan,” tukasnya.