Denza B5 PHEV Siap Masuk, Bakal Mejeng di IIMS 2026?

ZHENGZHOU, AVOLTA – BYD Indonesia masih punya banyak model yang ditawarkan untuk konsumen. Informasi terbaru, pabrikan asal Shenzhen, Cina ini bakal membawa Denza B5 ke pasar dalam negeri.

SUV ramah lingkungan ini tidak hanya mengusung efisiensi, tetapi juga dirancang dengan karakter off-road yang tegas, sehingga siap menghadapi medan berat.

Liu Xueliang, General Manager Sales Division BYD Asia Pasifik, menegaskan bahwa peluang Denza B5 masuk Indonesia terbuka lebar.

“Kemungkinan untuk mengenalkan Denza B5 ke pasar Indonesia sangat besar,” ujar Liu di Zhengzhou, Henan, Cina belum lama ini.

Menyoal teknis, model ini dibangun di atas platform DMO (Dual-Mode Off-road), kombinasi struktur body-on-frame dengan sistem plug-in hybrid. Arsitektur ini membuat B5 lebih tangguh di medan berat dibanding SUV listrik berstruktur monokok pada umumnya.

Performa juga sangat menjanjikan. SUV ini menggabungkan mesin bensin turbo 1.5 liter dengan dua motor listrik dan sistem penggerak empat roda (AWD), menghasilkan tenaga 425 kW dan torsi puncak 760 Nm. Hasilnya, Denza B5 mampu melesat 0–100 km/jam hanya dalam 4,8 detik.

Denza B5 memanfaatkan baterai BYD Blade 31,8 kWh, memungkinkan jarak tempuh listrik murni hingga 90 kilometer. Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik ini, SUV plug-in hybrid ini menawarkan efisiensi sekaligus kemampuan jelajah medan berat, membuatnya cocok untuk kondisi jalan di Indonesia yang beragam.

Berdasarkan informasi dari kolega, kemungkinan Denza B5 ini akan dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) yang berlangsung 5-15 Februari 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Strategi ini dilakukan bukan hanya untuk memamerkan teknologi, tetapi juga untuk mengukur respon dan antusiasme masyarakat terhadap SUV plug-in hybrid terbaru BYD.

Di Tiongkok, mobil ini dikenal dengan nama Fang Cheng Bhao 5, namun di pasar Indonesia akan dibawa dengan merek Denza B5. Salah satu alasan perubahan nama ini untuk memudahkan pelafalan dan penyebutan oleh konsumen lokal, sehingga lebih familiar dan mudah diingat.

Menyoal harga, menurut Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, SUV ini di pasar domestik Cina dibanderol sekitar Rp 600 jutaan. “Kalau untuk harganya di Indonesia belum tahu, jadi kita tunggu saja nanti,” kata Eagle.

CATEGORIES
TAGS