Ferrari 849 Testarossa PHEV: Kembalinya Sang Legenda

MARANELLO, AVOLTA – Ferrari resmi merilis 849 Testarossa, untuk menggantikan SF90 Stradale. Mobil sport super ini memadukan warisan sejarah Ferrari dengan teknologi masa depan dan tersedia dalam dua varian, yaitu versi coupe dan Spider.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, Kamis (11/9/2025) Testarossa merupakan nama legendaris dalam sejarah Ferrari, yang kini digunakan untuk menandai mobil yang berada di puncak performa. Nama ini pertama kali digunakan pada 1956 untuk menyoroti mesin balap berperforma tinggi.

Menyoal performa, 849 Testarossa dibekali mesin V8 twin-turbo 4.000 cc yang telah direkayasa ulang. Walaupun masih mengambil basis dari SF90, tapi banyak perubahan yang terjadi. Turbo yang digunakan lebih besar sehingga tenaga melonjak jadi 830 hp.

Jantung pacu itu dikombinasikan dengan motor listrik dari sistem PHEV yang menggerakkan ban depan belakang, sehingga total tenaga yang dimiliki 849 Testarossa mencapai 1.050 hp. Dari posisi diam, mobil ini mampu melesat mencapai 100 km/jam kurang dari 2,3 detik.

Total gaya tekan ke bawah (downforce) mencapai 415 kg pada 250 km/jam, meningkat 25 kg dibandingkan SF90 Stradale. Hal ini dicapai berkat spoiler belakang aktif dan optimalisasi saluran udara yang meningkatkan aliran udara hingga 30 % ke intercooler.

Desainnya, 849 Testarossa terinspirasi dari Sports Prototypes tahun 1970-an, dengan garis-garis tajam dan geometris. Desain ini bukan hanya estetis, tetapi juga fungsional.

Interior mobil ini dirancang untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih ergonomis. Kokpit yang lebih nyaman, roda kemudi baru dengan tombol mekanis, dan sistem HMI (Human-Machine Interface) yang lebih intuitif membuat interaksi dengan mobil menjadi lebih mudah. Kursi tersedia dalam dua versi, comfort dan balap serat karbon, yang keduanya mengutamakan ergonomi dan gaya.

CATEGORIES
TAGS