Qualcomm dan BMW Kolabs Kembangkan Sistem ADAS

MUNICH, AVOLTA – Qualcomm dan BMW berkolaborasi mengembangkan sistem ADAS, yang saat ini fokus pada driver-assistance system level 2. Tahap awal, BMW iX3 bakal disematkan Snapdragon Ride Pilot, dan bakal dipamerkan untuk pertama kali di ajang IAA Mobility 2025.
Mengutip Engadget, Rabu (10/9/2025) teknologi ini menawarkan fitur mengemudi bebas genggam di jalan tol, perpindahan jalur otomatis, serta bantuan parkir.
Akan tetapi fitur ini bukan swakemudi penuh. Artinya, sopir tetap wajib mengawasi kendaraan dan memperhatikan jalan ketika fitur ini digunakan.
Perangkat lunak Snapdragon Ride Pilot dibangun dalam beberapa lapisan. Lapisan 360-degree perception menggunakan sistem kamera untuk mendeteksi objek, membaca rambu lalu lintas, hingga membantu parkir.
Selanjutnya ada lapisan context-aware driving yang mengombinasikan aturan berbasis logika dengan model kecerdasan buatan (AI) untuk merencanakan serta memprediksi perilaku dalam skenario berkendara kompleks.
Sejauh ini Snapdragon Ride Pilot sudah ditawarkan ke seluruh produsen mobil global dan telah divalidasi di 60 negara, dengan target ekspansi ke lebih dari 100 negara pada 2026.
Kemitraan dengan BMW ini menambah daftar kolaborasi otomotif Qualcomm. Sebelumnya, perusahaan chip asal Amerika Serikat tersebut bekerja sama dengan Google untuk menghadirkan sistem suara AI pada mobil, serta dengan Volvo dalam pengembangan sistem infotainment.
