GIIAS 2025 Diharapkan Mampu Topang Pasar Otomotif yang Lesu

GIIAS 2024 (ist)
JAKARTA, AVOLTA – Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohanes Nangoi mengatakan, pameran GIIAS yang akan berlangsung pada 24 Juli-3 Agustus 2025 diharapkan bisa mendongkrak pasar otomotif nasional yang lagi lesu.
Meski begitu, kata Nangoi penurunan pasar masih dalam batas wajar, sehingga dengan adanya pameran diharapkan menggairahkan pasar otomotif di dalam negeri.
“Seperti yang kita ketahui bahwa industri otomotif Indonesia juga terganggu. Yang pasti sampai dengan Maret total market kita sedikit turun dibandingkan tahun lalu kira-kira sekitar 4,8 sampai 4,9%,” ujar Nangoi belum lama ini di Jakarta.
Nangoi menjelaskan, tahun ini pameran diikuti oleh 55 brand baik itu sepeda motor maupun mobil. Selain itu, ada juga 7 merek baru dan yang kembali bergabung ke GIIAS, seperti Denza, Geely, hingga Polytron.
Segmen mobil penumpang, ada beragam merek Jepang, mulai dari Toyota, Daihatsu, Lexus, Honda, Suzuki, Mitsubishi Motors, Subaru, Mazda, Nissan. Pabrikan asal Korea Selatan yang diikuti oleh Hyundai, Kia, sedangkan dari Amerika Serikat juga hadir Ford yang kembali mengikuti GIIAS.
Pabrikan asal Cina juga ikut meramaikan mulai BYD, Wuling, DFSK, Seres, Neta, Great Wall Motor (GWM), Morris Garage (MG), Jetour, Chery, BAIC, AION, serta pendatang baru seperti Geely dan Denza.
Merek Eropa diikuti oleh Mercedes-Benz, BMW, Mini, Volvo, Citroen, Audi. Terbaru, brand Indonesia juga ikut ambil bagian di segmen ini yakni Polytron dan Aletra yang bekerja sama dengan pabrikan asal Cina.
Merek roda dua ada beberapa seperti Honda, Royal Enfield, Scomadi, Piaggio, Vespa, Moto Guzzi, Aprilia, Alva, Pasific, Exotic, U-Winfly, Maka Motor, dan Kupprum.
Selain itu ada juga mobil komersial seperti Fuso, Isuzu, Hino dan UD Truck. Sedangkan karoseri yang ikut serta ada Adi Putro, Laksana, dan Tentrem.
