BERLIN, AVOLTA – Volkswagen (VW) tengah mengembangkan ID Buzz generasi terbaru. Model anyar ini disiapkan dengan sejumlah perubahan, mulai penggunaan platform baru hingga upaya menekan harga jual.
Dikutip dari Carscoops, Selasa (20/10/2026) pengembangan generasi kedua ini telah dikonfirmasi CEO Volkswagen Thomas Schäfer saat berbicara dengan Auto Express di Paris Motor Show 2026. Model tersebut akan meninggalkan platform MEB yang digunakan saat ini dan beralih ke Scalable Systems Platform (SSP).
Salah satu fokus pengembangan, yaitu membuat harga ID Buzz lebih terjangkau. Schäfer mengakui, struktur biaya dan harga jual model saat ini menjadi tantangan untuk meningkatkan penjualan, khususnya di Amerika Serikat (AS).
Untuk menekan biaya produksi perusahaan mempertimbangkan penggunaan baterai lithium iron phosphate (LFP) serta sejumlah langkah efisiensi lainnya. Meski begitu, perusahaan belum mengumumkan harga maupun spesifikasi lengkap generasi terbaru tersebut.
Penggunaan platform SSP juga diharapkan meningkatkan kemampuan kendaraan, termasuk jarak tempuh dan kecepatan pengisian daya. Sebagai perbandingan, ID Buzz versi jarak sumbu roda panjang saat ini memiliki baterai 86 kWh dengan jarak tempuh maksimum 234 mil atau sekitar 377 km berdasarkan standar EPA.
Dari segi desain, VW berpeluang memberikan tampilan baru yang tidak sekadar mengulang gaya retro. Kepala Desain Volkswagen Group, Andreas Mindt, mengatakan bahwa desain ikonik perlu terus berkembang agar tidak membuat konsumen bosan. Namun, ia memastikan generasi mendatang ID Buzz tetap akan tampil menarik.
Pembaruan juga diperkirakan menyentuh bagian kabin, termasuk kemungkinan penggunaan kontrol AC fisik, panel instrumen digital lebih besar, dan material interior yang lebih baik. Meski demikian, detail tersebut belum dikonfirmasi sebagai spesifikasi resmi generasi kedua.







