SHANGHAI, AVOLTA – Toyota berencana memproduksi Corolla generasi terbaru di Cina mulai 2028. Model yang diperkirakan menjadi generasi ke-13 tersebut akan menggunakan platform yang dirancang untuk mengakomodasi beragam jenis sistem penggerak, mulai mesin bensin, hybrid, hingga listrik murni.
Dikutip dari Top Gear Philippines, Rabu (21/10/2026), produksi Corolla generasi baru di Cina akan ditangani FAW Toyota Motor, perusahaan patungan antara Toyota dan FAW Group.
Rencana ini menjadi bagian dari strategi Toyota untuk mengembangkan kendaraan yang dapat menyesuaikan kebutuhan pasar dengan karakteristik teknologi dan infrastruktur energi yang berbeda-beda.
Platform baru tersebut mengusung pendekatan multi-pathway, yakni satu arsitektur kendaraan yang dapat digunakan untuk sejumlah jenis sistem penggerak. Dengan pendekatan ini, Toyota diharapkan bisa mengembangkan beberapa varian Corolla tanpa harus merancang platform berbeda untuk setiap jenis mesin.
Strategi tersebut juga berpotensi mempercepat proses pengembangan kendaraan sekaligus menekan biaya produksi. Toyota sebelumnya telah menerapkan pendekatan serupa pada sejumlah model Lexus, termasuk ES yang tersedia dalam pilihan hybrid dan listrik murni.
Corolla generasi berikutnya sebelumnya telah diperlihatkan dalam bentuk mobil konsep pada Japan Mobility Show 2025. Mobil konsep tersebut menampilkan desain yang lebih futuristis dibandingkan model yang saat ini dipasarkan, dengan garis bodi tajam dan proporsi yang lebih agresif.
Meski demikian, tampilan mobil konsep belum tentu sepenuhnya diterapkan pada model produksi. Toyota juga belum mengungkapkan secara terperinci spesifikasi teknis, pilihan mesin, maupun desain akhir Corolla generasi terbaru tersebut.
Selain menyiapkan Corolla baru, Toyota dikabarkan berencana mulai memproduksi kendaraan listrik dengan teknologi range extender di Cina pada 2027. Teknologi ini menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin pembakaran internal berfungsi menghasilkan listrik untuk menambah jarak tempuh.
Namun, belum diketahui apakah teknologi tersebut akan digunakan pada Corolla generasi berikutnya atau model lain.






