Home Cerita Cina Perketat Aturan Mobil EREV

Cina Perketat Aturan Mobil EREV

Xpeng G6 EREV jadi varian baru. (IST)

 

SHANGHAI, AVOLTA – Cina kembali memperketat regulasi di sektor kendaraan elektrifikasi, dengan merilis standar baru untuk teknologi range extender yang digunakan pada kendaraan EREV (Extended Range Electric Vehicle), seiring pesatnya pertumbuhan pasar yang kini telah melampaui satu juta unit penjualan per tahun.

Standar terbaru bernama QC/T 1086-2026 tersebut akan mulai berlaku pada 1 November 2026 dan menggantikan aturan lama yang telah digunakan sejak 2017. Demikian melansir CarnewsChina, Selasa (9/6/2026).

Regulasi baru ini hadir untuk memastikan kualitas, keandalan, dan performa sistem range extender yang semakin banyak digunakan oleh produsen otomotif di Tiongkok.

Dalam aturan terbaru, pemerintah Cina mulai menerapkan standar yang lebih terukur dibanding regulasi sebelumnya. Jika aturan lama banyak berisi persyaratan umum dan spesifikasi yang ditentukan masing-masing pabrikan, kini produsen diwajibkan memenuhi parameter teknis yang jelas dan dapat diuji.

Salah satu poin penting dalam regulasi baru tersebut, yaitu akurasi kontrol daya generator. Sistem range extender dengan output hingga 50 kW harus mampu menjaga deviasi tenaga maksimal hanya ±1,5 kW.

Sementara sistem dengan output lebih besar, tingkat akurasinya dibatasi maksimal ±3 %. Standar tersebut dirancang berdasarkan data produksi dan pengujian dari sejumlah produsen kendaraan serta pemasok komponen utama di Cina.

Selain itu, aturan baru juga memasukkan aspek kompatibilitas elektromagnetik (EMC), tingkat kebisingan dan getaran atau Noise, Vibration and Harshness (NVH), serta daya tahan komponen dalam jangka panjang.

Dengan demikian, kendaraan EREV generasi mendatang diharapkan tidak hanya lebih efisien, tetapi juga lebih nyaman dan andal untuk penggunaan harian.