Honda Batalkan Proyek 3 Mobil Listrik Baru

JAKARTA, AVOLTA – Honda dikabarkan tengah menata ulang strategi kendaraan listriknya secara global. Disebutkan, jenama asal Jepang ini, memutuskan untuk menghentikan proyek tiga mobil listrik baru, yang digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung penjualan di Amerika Utara.
Disitat dari Carscoops, mobil listrik yang batal diproduksi Honda adalah O SUV, O Saloon, serta crossover dari merek mewahnya, Acura RSX.
Pembatalan proyek elektrifikasi Honda ini, karena lesunya permintaan di pasar global terhadap mobil listrik murni. Keputusan tersebut, diambil untuk mencegah potensi kerugian yang lebih besar lagi.
Namun, meskipun begitu, dengan pembatalan tiga proyek mobil listriknya tersebut, Honda juga telah menanggung kerugian yang cukup besar, yakni sekitar 2,5 triliun yen atau setara Rp 250 triliun yang berasal dari biaya pengembangan hingga investasi fasilitas prouksi.
Ke depan, Honda dan Acura disebut akan lebih fleksibel dalam menentukan arah pengembangan powertrain. Selain mobil listrik murni, perusahaan berlambang huruf H ini, juga akan memberikan porsi yang lebih besar terhadap teknologi hibrida yang dinilai lebih sesuai dengan permintaan pasar saat ini.
Meskipun begitu, Honda menegaskan bahwa rencana jangka panjang menuju mobilitas bebas emisi tetap menjadi tujuan utama. Perusahaan hanya menyesuaikan langkahnya agar lebih realistis, dengan mengombinasikan pengembangan mobil listrik murni alias BEV, hybrid, dan model bermesin konvensional dalam beberapa tahun ke depan.
