Menperin: Target 1 Juta Unit Penjualan Mobil Baru di Indonesia Masih Sulit

GIIAS 2024 (ist)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan di Indonesia pada tahun lalu, dan tahun ini diprediksi masih akan mengalami sejumlah tantangan. Bahkan, target 1 juta unit yang selama ini menjadi acuan masih akan sulit tercapai.
Dijelaskan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian, proyeksi penjualan mobil nasional tahun ini sekitar 850 ribu unit, dari total kapasitas produksi 2,5 hingga 2,6 juta unit.
“Target proyeksi yang saya sampaikan tadi 850 ribu unit masih belum cukup kuat. Masih belum cukup kuat untuk menembus level 1 juta unit sebelum masa pandemi,” jelas Agus, saat ditemui di IIMS 2026, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Lanjut Agus, pihaknya berharap bahwa seluruh pemangku kepentingan, baik dari pemerintah maupun agen pemegang merek (APM) bisa bekerja sama untuk merumuskan strategi, bagaiaman bisa menongkrak pasar hingga kembali bergairah. Hal tersebut cukup bisa dilakukan, meskipun memang akan terjadi bertahap.
“Kita cari cara-cara yang untuk bisa kembali me-rebound-kan industri yang sangat penting ini. Ini pemulihannya akan berlangsung secara bertahap,” tukas Agus.
Sebelumnya, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pada 2025, secara wholesales atau dari pabrik ke dealer mencapai 803.687 unit, dan melebihi target yang telah direvisi sebesar 780 ribu unit. Sedangkan penjualan retail atau dari dealer ke konsumen, berhasil mencapai 833.692 unit atau turun 6,3 % dibandingkan 2024.
