Ford-Xiaomi Bantah Isu Kolabs Produksi EV di AS

WASHINGTON, DC, AVOLTA – Rumors tentang kemungkinan kerjasama antara Ford dan Xiaomi untuk memproduksi mobil listrik (electric vehicle/EV) di Amerika Serikat (AS) telah dibantah oleh kedua perusahaan.

Isu ini awalnya muncul dari laporan Financial Times yang menyebutkan bahwa Ford dikabarkan sempat melakukan pembicaraan awal dengan Xiaomi terkait produksi EV. Demikian dikutip CarnewsChina, Selasa (3/2/2026).

Menurut laporan tersebut, diskusi itu membuka peluang bagi kedua pihak untuk membentuk usaha patungan (joint venture) agar dapat memproduksi kendaraan listrik di pasar AS. Namun, baik Ford maupun Xiaomi resmi mengklarifikasi kabar tersebut tidak benar sama sekali.

Juru bicara Xiaomi menyatakan bahwa laporan mengenai negosiasi usaha patungan dengan Ford tidak akurat. Xiaomi juga menegaskan saat ini mereka tidak menjual produk atau layanan di AS. Pernyataan ini diperkuat oleh penegasan Ford yang menyebut isu tersebut tidak memiliki dasar faktual.

Sebelumnya, dalam beberapa pernyataannya, CEO Ford Jim Farley pernah memuji teknologi kendaraan listrik asal Cina dan mengakui adanya ancaman kompetitif dari produsen Tiongkok terhadap pembuat mobil Barat.

Ia bahkan diketahui pernah mengimpor salah satu model listrik Xiaomi untuk penggunaan pribadi, menunjukkan ketertarikan pada inovasi teknologi otomotif asal Cina.

Meski isu kerjasama dengan Xiaomi dibantah, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Ford dilaporkan pernah mengadakan pembicaraan serupa dengan pabrikan Cina lainnya seperti BYD.

CATEGORIES
TAGS