
JAKARTA, AVOLTA – Changan Automobile dipastikan bakal mulai menggunakan baterai solid-state di robot dan kendaraannya pada kuartal ketiga 2026. Langkah ini, sekaligus menandai era baru teknologi baterai kendaraan listrik tersebut, yang selama ini memang belum terealisasi secara massif.
Sedangkan untuk produksi massal baterai solid-state Changan ini, dikabarkan akan dilakukan pada 2027.

Disitat dari Carscoops, baterai yang diberi nama Golden Bell ini, diklaim memiliki kepadatan energi hingga 400 Wh/kg, jauh lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion saat ini. Dengan angka tersebut, mobil listrik yang menggunakan baterai solid-state ini, mampu menempuh jarak lebih dari 1.500 km dalam sekali pengisian daya.
Selain itu, Changan menyebut baterai solid-state ini juga punya keunggulan lain dari sisi keselamatan. Sistem baterai ini, dilengkapi fitur diagnostik jarak jauh berbasis kecerdasan buatan yang disebut dapat meningkatkan aspek keamanan hingga 70%.
Sebagai informasi, produksi baterai solid-state ini sendiri akan dilakukan di bawah merek baru milik Changan, yaitu Jingzhongzhao. Perusahaan ini, juga berencana mengembangkan dan memproduksi jenis baterai lain, yaitu cair dan semi-solid-state.





