VinFast Mulai Kesulitan di AS: Diler Menyusut, Penjualan Merosot

Kendaraan listrik VinFast (Reuters)

WASHINGTON, DC, AVOLTA – Persaingan VinFast di pasar Amerika Serikat (AS) memasuki fase yang semakin sulit. Merek otomotif asal Vietnam itu belum mampu mencatatkan capaian signifikan di tengah penjualan yang terus melemah, sementara jaringan diler justru kian terpangkas.

Mengutip Carscoops, Senin (15/12/2025) mundurnya sejumlah mitra diler membuat masa depan VinFast di salah satu arena otomotif paling kompetitif di dunia menjadi tanda tanya besar. Saat ini, VinFast hanya mengandalkan dua model, yaitu crossover VF 8 dan SUV tiga baris VF 9, untuk menggaet konsumen Negeri Paman Sam.

Padahal, sebelumnya VinFast mengumbar rencana ekspansi agresif. Pada tahap awal, mereka sempat menyiapkan model kompak VF 3 hingga rencana menghadirkan truk pikap untuk pasar AS. Namun ambisi tersebut kini makin menjauh dari kenyataan.

CEO VinFast, Thuy Thu Le, mengakui perusahaan kini menahan laju ekspansi agresifnya di AS. Tidak ada rencana menambah diler baru dalam waktu dekat.

“Mengingat situasi tarif dan ketidakstabilan di pasar kendaraan listrik, kita perlu melihat bagaimana situasi mereda sebelum benar-benar gencar berekspansi di AS,” kata Thuy Thu Le.

Upaya memperkuat posisi melalui produksi lokal pun tersendat. VinFast mulai membangun pabrik di North Carolina pada 2023 dan menargetkan lini produksi bisa berjalan tahun berikutnya. Namun rencana itu buyar, konstruksi terhenti dan jadwal operasional pabrik mundur hingga 2028.

Kondisi jaringan penjualan tak kalah memprihatinkan. Jumlah diler VinFast di AS kini tinggal kurang dari dua lusin. Penyusutan terjadi secara bertahap, satu gerai tutup pada Juli, disusul penutupan lain pada November, dan satu lokasi di North Carolina dipastikan berhenti beroperasi sebelum akhir tahun.

Bahkan dari diler yang masih bertahan, sebagian hanya beroperasi “sekadarnya”. Beberapa tak punya stok kendaraan sama sekali, sementara yang lain hanya menyimpan beberapa unit. Dari total 22 dealer yang masih tercatat aktif, hanya 17 yang memiliki kendaraan listrik (EV) di kawasan display mereka itu pun umumnya tak lebih dari 15 unit.

CATEGORIES
TAGS