Teknologi Ngecas 5 Menit BYD: Apakah Masuk Indonesia?

ilustrasi casan BYD di Cina. (sachi-X)
TANGERANG, AVOLTA – BYD Motor Indonesia mulai memperkenalkan teknologi pengisian daya super cepat Megawatt Charging kepada publik Tanah Air.
Meski masih dalam tahap pengenalan, teknologi ini mampu memangkas drastis waktu pengisian baterai kendaraan listrik, yaitu cuma butuh waktu hanya lima menit untuk jarak tempuh 400 km.
Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan, teknologi ini pertama kali diperkenalkan di Cina dan saat ini memasuki tahap familiarisasi di level global.
“Ya memang megawatt charging itu kami baru mulai dulu pengenalannya di Cina, dan di global ini lebih ke familiarization dulu bahwa prospek perkembangan teknologi khususnya di charging itu sudah sampai situ,” ujar Luther di ICE BSD, Tangerang belum lama ini.
Luther mengatakan, kehadiran Megawatt Charging ditujukan untuk menjawab kegelisahan pengguna kendaraan listrik terkait lamanya waktu pengisian daya, yang hingga kini masih menjadi salah satu isu utama masyarakat terhadap adopsi EV.
Terkait kemungkinan penerapan teknologi ini pada mobil listrik BYD yang dijual di Indonesia, Luther mengatakan prosesnya tidak bisa instan.
Menurut dia, banyak faktor krusial yang harus disiapkan dan dipertimbangkan jika diaplikasikan dalam jangka waktu dekat.
“Kemudian untuk membawa ke Indonesia itu ada beberapa hal yang kita harus persiapkan. Khususnya infrastruktur di Indonesia, kedua kendaraan yang siap menerima pengecasan seperti itu,” kata Luther.
Perlu diketahui, Teknologi Megawatt Charging lahir melalui platform anyar BYD yang bernama Super e-Platform. Platform ini menawarkan arsitektur kendaraan bertegangan tinggi hingga 1.000 volt, memungkinkan kemampuan pengisian daya super cepat mencapai 1 megawatt (1.000 kW).
Dengan teknologi tersebut, mobil listrik BYD yang memakai platform ini dapat menempuh jarak 400 km hanya dengan pengisian selama 5 menit. Tidak hanya itu, Super e-Platform juga dilengkapi motor listrik berputaran 30.000 rpm yang mampu mendorong mobil melesat hingga 300 km/jam.
