Puluhan Mobil Mewah Toyota Kena Recall, Ada Tiga Masalah Utama

All new Toyota Alphard HEV (ist)

JAKARTA, AVOLTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali melakukan recall atau penarikan kembali untuk diperbaiki untuk beberapa model mewah Toyota dan Lexus. Kampanye perbaikan ini, karena ada tiga masalah yang harus dilakukan pemeriksaan.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan teknis yang dapat memengaruhi aspek keselamatan berkendara. Pihak TAM pun meminta para pemilik mobil untuk mengecek ke bengkel resmi dalam program yang biasa dikenal sebagai recall atau penarikan kembali karena adanya masalah komponen pada beberapa model dan tahun produksi berbeda.

“Sebagai Mobility Company, Toyota berkomitmen memberikan perhatian kepada semua kendaraan yang telah sampai di tangan pelanggan, khususnya jika ada potensi kendala teknis yang memengaruhi safety. Dengan segala kerendahan hati, kami mengajak pelanggan untuk melakukan pengecekan melalui website, menghubungi call center, atau datang langsung ke bengkel resmi terdekat,” ujar Henry dalam keterangan resmi, yang disitat dari situs resmi Toyota, JUmat (19/12/2025).

Pemeriksaan pertama adalah panel instrumen, yakni meter kombinasi berfungsi menampilkan berbagai informasi penting kendaraan. Namun, ditemukan potensi kesalahan pemrograman yang menyebabkan data tidak diperlukan tersimpan berulang kali, sehingga memicu beban berlebih pada memori perangkat.

Dampaknya, monitor bisa mati permanen saat kendaraan dinyalakan (ignition-on). Risiko keselamatan meningkat karena pengemudi tidak mendapatkan informasi dari speedometer maupun indikator peringatan lainnya.

Model yang terdampak:

  1. Toyota Alphard (Feb 2023 – Mei 2025)
  2. Toyota Vellfire (Mar 2023 – Mei 2025)
  3. Toyota Camry (Mei 2024)
  4. Toyota Corolla Altis (Jun 2023 – Sep 2024)
  5. Toyota Corolla Cross (Sep 2023 – Jan 2024)
  6. Toyota GR Corolla (Jun 2023 – Sep 2024)
  7. Toyota GR Yaris (Mar 2024)
  8. Toyota RAV4 (Jan – Sep 2023)
  9. Lexus LBX (Sep 2023 – Okt 2024)
  10. Lexus LM (Apr 2023 – Apr 2025)

Kedua, pemeriksaan pemanas listrik pada sistem HVAC yang memiliki risiko gangguan akibat durabilitas yang terbatas. Bila kendaraan digunakan dalam suhu rendah, pemanas dan sistem pencair bunga es berpotensi tidak berfungsi optimal. Kondisi ini dapat menyebabkan embun beku atau kabut pada kaca depan tidak sepenuhnya hilang, sehingga mengurangi visibilitas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Model yang terdampak:

  1. Lexus UX300e (Agu 2021 – Sep 2022) Apple produk

Terakhir atau yang ketiga, yakni masalah pada komponen ECU Parking Assist pada sistem Panoramic View Monitor (PVM) ditemukan memiliki potensi gangguan perangkat lunak. Dalam kondisi tertentu, gambar belakang kendaraan dapat terhenti sesaat saat gigi mundur digunakan, atau bahkan tidak muncul pada penghidupan kendaraan berikutnya. Hal ini menambah risiko tabrakan saat manuver mundur.

Model yang terdampak:

  1. Toyota Alphard (Feb 2023 – Okt 2025)
  2. Toyota Vellfire (Mar – Nov 2023)
  3. Toyota bZ4X (Mar 2022 – Nov 2023)
  4. Toyota Camry (Mei 2024 – Okt 2025)
  5. Toyota Land Cruiser 300 (Nov 2024 – Jul 2025)
  6. Toyota Prius (Jun 2024)
  7. Toyota RAV4 (Jan – Sep 2023)
  8. Toyota Mirai (Agu 2024)
  9. Lexus ES (Sep 2022 – Agu 2025)
  10. Lexus LC500 (Mei 2023 – Sep 2024)
  11. Lexus LM (Apr 2023 – Agu 2025)
  12. Lexus LS500 (Des 2022 – Jul 2025)
  13. Lexus LX (Nov 2024 – Jul 2025)
  14. Lexus LX600 (Jan 2022 – Nov 2024)
  15. Lexus NX (Nov 2021 – Mei 2025)
  16. Lexus RX (Apr 2022 – Mei 2025)
  17. Lexus RZ (Des 2022 – Nov 2023)
  18. Lexus UX (Feb 2024)

TAM memastikan proses inspeksi ditangani teknisi bersertifikat global, berlangsung cepat, dan tanpa biaya. Pelanggan disarankan melakukan booking service agar bengkel dapat menyiapkan teknisi serta ruang servis, sehingga waktu tunggu lebih singkat.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Jap Ernando Demily, menegaskan langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan berkendara.

“Worry-free, kegiatan ini dilaksanakan untuk menjamin keselamatan berkendara. Pelanggan dapat memastikan apakah kendaraan mereka termasuk dalam daftar pemeriksaan melalui bengkel resmi, situs web, layanan pelanggan 24 jam, hingga virtual assistant,” jelas Ernando.

CATEGORIES
TAGS