Produksi BYD Melonjak: Tembus 15 Juta Unit

SHENZHEN, AVOLTA – Produsen otomotif asal Cina, BYD, kembali menorehkan pencapaian besar di industri kendaraan listrik global. Perusahaan ini mengumumkan total produksi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) telah melampaui angka 15 juta unit, yang mencakup mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) serta plug-in hybrid (PHEV) dari seluruh lini mereknya.

Mengutip laman Carnewschina, Jumat (19/12/2025) angka tersebut menempatkan BYD jauh di atas sejumlah raksasa otomotif dunia. Produksi kumulatif NEV BYD bahkan melampaui total kendaraan listrik Tesla yang berada di kisaran 8,1 juta unit, serta Volkswagen Group yang masih di bawah 3 juta unit BEV dan PHEV.

Capaian BYD ini mencakup dua jenis elektrifikasi sekaligus, yakni BEV dan PHEV. Sementara itu, Tesla sepenuhnya mengandalkan kendaraan listrik berbasis baterai. Dengan pencapaian ini, BYD semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produsen NEV terbesar di dunia.

Langkah strategis BYD semakin tegas sejak 2022, ketika perusahaan memutuskan menghentikan produksi kendaraan bermesin pembakaran internal murni. Sejak saat itu, BYD sepenuhnya memfokuskan sumber daya dan inovasinya pada kendaraan elektrifikasi.

Produksi NEV ke-15 juta unit ini menjadi kontribusi penting bagi industri kendaraan listrik global. Secara keseluruhan, skala produksi BYD kini terus melampaui banyak produsen otomotif internasional, menegaskan besarnya kapasitas dan efisiensi operasi NEV yang dimiliki perusahaan tersebut.

Pada 2025, Tiongkok tercatat sebagai kontributor utama produksi NEV dunia. Dalam konteks tersebut, produksi kumulatif BYD mengambil porsi yang sangat signifikan, sekaligus memperkuat posisi Cina sebagai pusat pertumbuhan kendaraan listrik global.

CATEGORIES
TAGS