Pabrik VinFast Subang Beroperasi: Kapasitas 50 Ribu Unit

JAKARTA, AVOLTA – Pabrik VinFast di Indonesia, yang berlokasi di Subang, Jawa Barat resmi beroperasi. Fasilitas produksi dari merek asal Vietnam ini, membuathkan waktu pembangunan sekitar 17 bulan, sejak peletakan batu pertama, menandai tonggak penting bagi industri otomotif listrik di tanah air.
Kapasitas produksi dari pabrik VinFast ini sendiri, untuk tahap awal mencapai 50.000 unit per tahun yang akan memenuhi permintaan pasar domestik.
CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, mengatakan bahwa kehadiran pabrik ini bisa memperkuat ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
“Kehadiran pabrik di Subang adalah untuk mmeperkuat daya saing serta meningkatkan komponen lokal. Kami ingin ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” jelas Pham Sanh Chau.

Pabrik VinFast di Subang dibangun di atas lahan seluas 171 hektar, meskipun pada fase pertama hanya sekitar 10 hektar yang digunakan untuk pembangunan fasilitas produksi inti seperti body shop, general assembly, dan area uji kelayakan.
“Pada tahap pertama pembangunan dilakukan selama 17 bulan dan menggunakan sekitar 10 hektar. Sementara total investasinya adalah sekitar USD 300 juta atau sekitar 4,8 triliun,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.
Fasilitas ini dilengkapi lini produksi terintegrasi berstandar internasional mencakup body welding (pengelasan bodi), painting (pengecatan), assembly (perakitan), pusat inspeksi kualitas, serta gudang logistik. VinFast juga menyiapkan area khusus untuk supplier park (kawasan industri pemasok), yang akan menjadi pusat pengembangan pemasok dan pelaku industri lokal.
Adapun untuk model yang diproduksi di pabrik mobil listrik VinFast ini antara lain VF3, VF5, VF6, dan VF7 dengan setir kanan. Ke depannya, pabrik Subang juga akan merakit model-model baru yang dijadwalkan meluncur pada 2026, termasuk sepeda motor listrik (e-scooter) dan MPV listrik
