Elon Musk Sindir Waymo: Dibalas Pakai Fakta Data

Elon Musk – dok.Time Magazine

WASHINGTON, DC, AVOLTA – Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah melontarkan komentar pedas soal perkembangan teknologi mengemudi otonom milik Waymo.

Melalui akun X miliknya, CEO Tesla itu menyatakan bahwa anak usaha Alphabet tersebut “tidak pernah punya peluang” untuk menyaingi Tesla dalam persaingan kendaraan otonom. Otomatis pernyataan itu langsung memicu perdebatan di kalangan industri otomotif dan teknologi.

Pernyataan Musk muncul di tengah pembahasan mengenai data keselamatan terbaru Waymo. Mengutip laporan News Wall, Rabu (17/12/2025) perusahaan ini mengklaim telah mencatat lebih dari 96 juta mil perjalanan otonom tanpa kehadiran pengemudi keselamatan di dalam kendaraan.

Catatan tersebut menjadi pembeda besar, mengingat hingga saat ini Tesla belum mengoperasikan satu pun layanan robotaxi yang benar-benar berjalan tanpa pengawasan manusia.

Di atas kertas, operasi Waymo sudah melangkah lebih jauh. Layanan taksi otonom mereka telah beroperasi penuh di sejumlah kota besar seperti San Francisco, Phoenix, dan Austin. Seluruh armada tersebut beroperasi secara mandiri, tanpa pengemudi keselamatan di balik kemudi.

Sementara Tesla masih menguji sistemnya dengan pengemudi pendamping, meskipun Musk sejak 2020 berulang kali menjanjikan kehadiran layanan otonom penuh.

Perbandingan ini turut disorot oleh Jeff Dean, Kepala Ilmuwan Google DeepMind. Dalam unggahannya, Dean menegaskan bahwa Tesla “bahkan belum mendekati” jumlah jarak tempuh otonom yang telah dicapai Waymo.

Selain itu, ia juga membagikan data keselamatan Waymo yang menunjukkan penurunan signifikan berbagai jenis kecelakaan dibandingkan pengemudian konvensional.

Berdasarkan data tersebut, Waymo mencatat 91% lebih sedikit risiko kecelakaan dengan cedera serius, 79% lebih rendah tabrakan frontal, serta 80% lebih sedikit insiden yang menyebabkan cedera.

Selain itu, insiden yang melibatkan pengguna jalan rentan seperti pejalan kaki turun hingga 92%. Kecelakaan yang melibatkan sepeda berkurang 78%, sementara kecelakaan sepeda motor turun hingga 89%.

Angka-angka tersebut memperkuat posisi Waymo sebagai salah satu pemain terdepan dalam pengembangan kendaraan otonom, khususnya dari sisi keselamatan dan konsistensi operasi tanpa pengemudi.

Sebaliknya, Tesla masih menghadapi tanda tanya besar terkait realisasi visi “Full Self-Driving” yang kerap dijanjikan Musk.

Meski kerap mengklaim bahwa pengemudi keselamatan bisa dihilangkan dalam hitungan minggu, hingga kini Tesla belum menunjukkan bukti konkret di lapangan.

Laporan keselamatan Tesla juga kerap menuai kritik karena dianggap kurang transparan, terlalu bergantung pada aktivasi airbag sebagai indikator kecelakaan, serta minim konteks terkait kondisi penggunaan sistem di dunia nyata.

CATEGORIES
TAGS