BYD Kasih Garansi 250 Ribu Km: Gaet Konsumen Eropa

ilustrasi casan BYD di Cina. (sachi-X)

JAKARTA, AVOLTA – BYD kembali membuat gebrakan di pasar Eropa dengan memperkenalkan garansi baterai yang sangat panjang. Dalam pengumuman terbarunya, pabrikan asal Tiongkok ini memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 250.000 kilometer, mana yang tercapai lebih dahulu, untuk semua model plug-in hybrid (PHEV) yang dijual di Benua Biru.

Disitat dari Arena EV, strategi ini secara langsung menantang standar garansi baterai dari para pesaing besar seperti Tesla dan Volkswagen yang selama ini masih bertahan pada angka sekitar 8 tahun atau 160.000 km saja.

“Kepercayaan terhadap Blade Battery kami kini semakin meningkat. Kami memperpanjang garansinya menjadi 8 tahun atau 250.000 km untuk seluruh model plug-in BYD, baik yang lama maupun yang terbaru. Sudah memiliki mobil BYD? Peningkatan garansi ini berlaku otomatis dan secara retroaktif,” tulis BYD.

Kepercayaan BYD terhadap daya tahan baterainya bukan tanpa alasan. Teknologi Blade Battery yang digunakan pabrikan Negeri Tirai Bambu ini mengandalkan chemistry Lithium Iron Phosphate (LFP), yang dikenal mampu menghadapi siklus pengisian dan pengosongan lebih banyak dibandingkan sel baterai Nickel Cobalt Manganese (NCM), yang biasa dipakai kompetitor.

Klaim internal BYD menyebutkan baterai ini mampu menahan lebih dari 3.000 siklus pengisian, sebelum kapasitasnya turun signifikan. Secara teoritis setara dengan lebih dari satu juta km masa pakai, sebelum kapasitas baterai mencapai 70% dari kondisi awal.

CATEGORIES
TAGS