Bertenaga Matahari: Konsep Motor Listrik Solaris dari Mask Architects

JAKARTA, AVOLTA – Studio desain asal Italia, Mask Architects resmi memperkenalkan konsep motor listrik tenaga surya, Solaris. Roda dua ramah lingkungan ini, hadir dengan pendekatan radikal yang menantang batas antara imajinasi desain produksi nyata.
Disitat dari Rideapart, fitur yang paling mencolok dari Solaris, adalah sayap panel surya fotovoltaik yang dapat ditarik keluar saat motor diparkir. Panel-panel ini, digambarkan dapat menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi listrik yang disimpan dalam baterai lithium berkapasitas tinggi.
Motor listrik Solaris ini sendiri, desainnya terinspirasi dari macan tutul dan cara bergerak dari binatang tersebut. Struktur rangka dibuat dari komposit aluminium–karbon yang ringan namun kuat, dipadukan dengan motor listrik torsi tinggi dan sistem pengereman regeneratif yang memaksimalkan efisiensi energi selama berkendara.
Sistem manajemen energi untuk Solaris dirancang untuk memantau dan mengatur pengumpulan, penyimpanan, dan distribusi listrik secara real time, dengan informasi yang dapat dilihat melalui kokpit digital atau aplikasi tambahan di ponsel.
Meskipun masih sebatas konsep, dan belum ada rencana untuk produksi massal, ide motor listrik bertenaga matahari ini, memberikan gambaran masa depan mobilitas kendaraan listrik, yang bisa terbebas dari ketergantungan stasiun pengisian baterai.
Potensi konsep ini bisa digunakan, adalah untuk daerah terpencil, yang memang fasilitas stasiun pengisian baterai yang belum memadai. Selain itu, dengan tanpa biaya bahan bakar atau tarif pengisian baterai, Solaris menjanjikan biaya operasional dan perawatan yang lebih rendah dibandingkan motor listrik biasa.
