Toyota Ulur Lagi Pembangunan Pabrik Baterai EV di Jepang

Proses produksi Toyota Mirai di pabrik Toyota di Jepang. (Toyota)
TOKYO, AVOLTA – Toyota Motor Corp kembali menunda rencana pembangunan pabrik baru yang khusus memproduksi baterai mobil listrik (EV) di Prefektur Fukuoka, Jepang.
Langkah ini bukan kejutan besar, namun menjadi sinyal bahwa pabrikan raksasa asal Jepang itu masih berhati-hati menghadapi fluktuasi permintaan global terhadap kendaraan listrik.
Mengutip Carscoops, Jumat (14/11/2025), penjualan mobil listrik murni Toyota memang belum sesuai ekspektasi. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa proyek pembangunan pabrik tetap akan direalisasikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Toyota sebelumnya menggelontorkan dana sekitar 6 miliar yen atau setara Rp648,8 miliar untuk membeli lahan di kawasan industri baru di bagian timur laut Prefektur Fukuoka.
Dalam kesepakatan tersebut, Toyota berkomitmen memulai konstruksi pabrik dalam waktu tiga tahun sejak pembelian lahan dilakukan. Langkah penundaan ini mencerminkan strategi Toyota yang lebih konservatif dibanding para rivalnya yang agresif menggenjot produksi EV.
Di sisi lain, pabrikan asal Aichi itu masih fokus memperkuat portofolio hybrid dan plug-in hybrid sebagai bagian dari transisi menuju elektrifikasi penuh.
