Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia

JAKARTA, AVOLTA – Toyota resmi menghentikan penjualan model SUV tujuh penumpang andalannya, Fortuner, di Australia pada pertengahan 2026 tanpa rencana model pengganti. Keputusan tersebut, datang di tengah pergeseran selera konsumen ke model lain, dalam portofolio pabrikan Jepang tersebut.

Sean Hanley, Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Toyota Australia menyampaikan, Fortuner adalah produk yang sangat luar biasa, terutama bagi perkembangan merek di Negeri Kangguru.

“Fortuner telah menjadi produk yang luar biasa bagi kami selama bertahun-tahun dan berhasil menemukan basis pelanggan yang relatif kecil namun sangat antusias,” jelas Sean, dikutip dari Carexpert.

Namun, menurutnya, dengan pergeseran preferensi konsumen di Australia, pihaknya mengambil keputusan untuk menghentikan penjualan Fortuner ini.

Sementara itu, data penjualan menunjukan jika Fortuner hanya terjual sebanyak 2.928 unit antara Januari hingga akhir Oktober 2025, jauh tertinggal dibandingkan rivalnya Ford Everest (21.915 unit) dan Isuzu MU-X (12.499 unit).

Meskipun ditarik dari pasar Australia, Toyota menegaskan bahwa Fortuner tidak dianggap sebagai produk yang gagal. “Setiap produk yang kami pasarkan memiliki perannya masing-masing. Fortuner memiliki peran yang kami tahu sejak awal tidak akan menjadi Toyota dengan penjualan nomor satu,” tukas Sean Hanley.

CATEGORIES
TAGS