Kei Car Listrik BYD Racco Bisa Tembus Pasar Eropa

JAKARTA, AVOLTA – BYD dapat membawa kei car listrik terbarunya, Racco ke pasar Eropa. Dengan catatan, regulasi terkait kendaraan kecil di pasar Benua Biru tersebut, sesuai dengan model yang sudah diluncurkan saat Japan Mobility Show (JMS) 2025 ini.

Dijelaskan Wakil Presiden BYD Stella Li, Racco memang disesuaikan dengan pasar kei car Jepang, dan telah menyiapkan waktu peluncuran resmi di Negeri Sakura tersebut.

“Di Jepang, kami sudah meluncurkan mobil kei; kami akan sangat tertarik untuk mengikuti regulasi Uni Eropa. Kalau ada ruang, kami bisa membawa mobil itu ke sini,” ujar Stella Li, disitat dari Autocar, Jumat (21/11/2025).

BYD Racco sendiri, hadir sesuai dengan regulasi kei car di jepang, dengan dimensi panjang 3,4 meter, lebar 1,475 meter, dan tinggi 1,8 meter. Mobil ini memakai baterai 20 kWh dengan jarak tempuh sekitar 180 km serta kemampuan pengisian cepat hingga 100 kW, yang menyalurkan tenaga ke satu motor listrik di poros depan.

Meski ada minat untuk memperluas pasar, Stella Li menegaskan bahwa prioritas BYD saat ini bukanlah mempercepat masuknya Racco ke Eropa. Perusahaan tengah memusatkan fokus memperkuat lini hibrida di berbagai segmen menyusul perlambatan permintaan kendaraan listrik murni di kawasan tersebut.

Smentara itu, peraturan di Uni Eropa yang dimaksud Stella Li, adalah kategori mobil listrik yang baru-baru ini dikatakan oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, bahwa ia tengah berupaya membangunnya melalui kerja sama dengan produsen dalam negeri, sebagai bagian dari upaya untuk menghadirkan generasi baru “mobil kecil dan terjangkau”.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pernyataan berbagai produsen, bahwa gempuran regulasi baru dan teknologi wajib yang terus-menerus telah membuat mobil kecil terlalu mahal untuk diproduksi di Uni Eropa, dan dengan demikian membuat sebagian besar masyarakat Eropa tidak mampu membeli mobil baru.

CATEGORIES
TAGS