Chery Fulwin A9L Glory AWD: Sedan PHEV 2.500 Km

JAKARTA, AVOLTA- Chery resmi meluncurkan sedan empat penumpang flagship terbarunya, Fulwin A9L Glory AWD, untuk pasar Cina. Model dengan penggerak plug-in hybrid (PHEV) ini, diklaim mampu menempuh jarak yang cukup jauh, lebih dari 2.500 km.
Disitat dari Carnewschina, desain eksterior dari Fulwin A9L Glory AWD memadukan gaya elegan dan aerodinamis, denngan gril depan tertutup dengan strip LED, kluster lampu segi empat di setiap sisi, hingga gagang pintu tersembunyi yang membantu mencapai koefisien hambatan hanya 0,23 Cd.
Dimensi mobil mencapai 5.018 mm panjang, 1.965 mm lebar, dan 1.500 mm tinggi, dengan jarak sumbu roda 3.000 mm, memberikan tampilan mewah sekaligus proporsional.
Di dalam kabin, Chery menghadirkan nuansa mewah, dengan panel instrumen sepenuhnya LCD, setir dua palang berlapis warna, dan layar sentuh utama mengambang di konsol tengah. Tak kalah menarik, kursi belakang versi empat penumpang dilengkapi panel kontrol tersendiri untuk ventilasi, pemanas, bahkan fungsi pijat, dan menegaskan komitmen Chery terhadap kenyamanan penumpang.

Bagian paling mencuri perhatian, adalah jantung pengeraknya dengan menggunakan sistem Kunpeng Super Hybrid CDM 6.0, yang memadukan mesin 1.5T dengan motor listrik melalui transmisi DHT Pro.
Mesin menghasilkan 115 kW, sedangkan motor AWD mampu menghasilkan total daya hingga 470 kW (630 hp) dengan torsi puncak 854 Nm.
Baterainya menggunakan tipe ‘square-blade’ 33,67 kWh, yang memungkinkan Fulwin A9L menempuh 260 km dalam mode listrik (CLTC). Namun, yang lebih impresif lagi adalah jangkauan gabungan (bensin dan listrik) yang diklaim melebihi 2.500 km, menjadikannya salah satu sedan PHEV dengan jangkauan sangat jauh.
Dalam hal keselamatan dan struktur, cover bodi mobil ini menggunakan 88% baja bertekanan tinggi dan aluminium, termasuk baja panas. Semua varian dilengkapi sembilan kantung udara dan tirai samping sepanjang 2,06 meter. Untuk pengalaman berkendara, Chery memakai sistem suspensi depan double-wishbone dan belakang five-link, ditunjang sistem kontrol ganda Bosch IPB 2.0 dan suspensi magnetik AI.
