BYD Lebih Memilih Pakai Baterai LFP

ilustrasi casan BYD di Cina. (sachi-X)

SHENZHEN, AVOLTA – BYD kembali menegaskan komitmennya untuk menggunakan baterai lithium-iron phosphate (LFP) sebagai teknologi utama di seluruh model mobil listriknya. Keputusan ini menunjukkan fokus perusahaan terhadap aspek keamanan dan keandalan dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi.

Menurut BYD, baterai LFP menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan jenis baterai lain seperti NCM (nickel-cobalt-manganese).

Selain lebih tahan terhadap risiko panas berlebih (thermal runaway), baterai LFP juga memiliki daya tahan siklus yang lebih panjang dan biaya produksi yang lebih efisien.

General Manager Brand & Public Relations BYD Li Yunfei, menjelaskan, keamanan merupakan fondasi utama dalam setiap produk BYD.

“Keamanan adalah hal yang mendasar. Keamanan adalah kemewahan terbesar. Keamanan adalah tujuan produk dasar,” ujarnya, dikutip CarNewsChina, Senin (10/11/2025).

Langkah BYD ini juga memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pionir dalam penggunaan baterai LFP di industri kendaraan listrik global.

Teknologi tersebut kini menjadi standar di berbagai model unggulan, seperti Dolphin, Seal, dan Atto 3, yang mengandalkan baterai Blade Battery khas BYD untuk memberikan performa optimal tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Dengan strategi ini, BYD tidak hanya memperkuat reputasinya sebagai pelopor inovasi baterai, tetapi juga menegaskan komitmennya terhadap mobilitas berkelanjutan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.

CATEGORIES
TAGS